Presiden ke-7 itu mengungkapkan hal tersebut seusai pertemuannya dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Istana Merdeka, Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (8/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kebetulan kami punya posisi yang sama. Semoga bisa diterima DPR," ucap SBY .
"100 persen ada kesesuaian. Ini yang kita bicarakan tadi," kata SBY yang pada 20 Oktober lalu melepas jabatannya sebagai Presiden RI.
Terkait hal ini, Jokowi membenarkan pernyataan SBY. "Tadi kan sudah dijelaskan Pak SBY secara jelas, terang benderang. Isinya kira-kira itu. Yang jelas ini kan kira-kira Januari. Sesuai dengan harapan rakyat agar pilkada dilaksanakan secara langsung," ucap dia.
Ketika ditanya potensi bergabungnya Partai Demokrat ke dalam Koalisi Indonesia Hebat (KIH), Jokowi meminta masyarakat untuk menunggu hingga Januari, yakni saat Perppu Pilkada dibahas kembali oleh DPR.
Ia pun masih enggan menjelaskan kesepakatan yang telah dibuat olehnya dan SBY terkait hal ini. "Komitmennya hanya saya dan Pak SBY yang tahu. Hehehe..." ucap Jokowi kemudian terkekeh dan meninggalkan wartawan.