Pengamat politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Syamsuddin Haris menganggap dipilihnya para tokoh pendukung Jokowi itu sebagai bentuk balas jasa. “Belum dilihat secara jelas terkait keahlian mereka,” kata Syamsuddin saat berbincang dengan CNN Indonesia, Senin (19/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peneliti senior pada Pusat Penelitian Politik (P2P) LIPI ini juga mengatakan keberadaan Wantimpres dapat dimanfaatkan oleh Presiden Jokowi untuk menolak jika ada suatu tekanan politik atas suatu kebijakan yang akan diambil oleh Jokowi. Misalnya jika ada tekanan dari Megawati Soekarnoputri.
Di antara mereka merupakan tokoh atau orang penting di partai politik, seperti Sidarto Danusubroto (PDI Perjuangan), Suharso Monoarfa (Partai Persatuan Pembangunan), Subagyo HS (Partai Hanura), Yusuf Kartanegara (Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia ), dan Jan Darmadi (Partai Nasional Demokrat). (obs)