Keluarga Korban Minta AirAsia Terus Ikuti Operasi Pencarian

Lalu Rahadian, CNN Indonesia | Rabu, 28/01/2015 13:24 WIB
Keluarga Korban Minta AirAsia Terus Ikuti Operasi Pencarian Sejumlah anggota keluarga dari David Gunawan, korban dari kecelakaan pesawat AirAsia QZ8501 ketika penyerahan jenazah di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Timur, Surabaya, Senin (12/1). (AntaraFoto/ M Risyal Hidayat)
Jakarta, CNN Indonesia -- Operasi pencarian dan evakuasi penumpang AirAsia QZ8501 masih dinyatakan tetap berlanjut meski adanya penghentian sementara selama dua hari oleh pihak Basarnas. Pihak keluarga korban QZ8501 meminta agar pihak AirAsia terus mengikuti jalannya operasi pencarian.

"Kami minta AirAsia untuk mengikuti jalannya operasi hingga Basarnas menutup operasi nantinya," kata Lukas Joko, perwakilan keluarga korban, yang ditemui seusai konferensi pers di Gedung Basarnas, Kemayoran, Jakarta, Rabu (28/1).

Pada Rabu siang ini, Kepala Basarnas HF Bambang Soelistyo mengatakan akan menunda proses pencarian dan evakuasi penumpang selama dua hari.


Hal tersebut dilakukan untuk memberikan waktu istirahat bagi awak tim operasi yang bertugas di lapangan.

"Operasi tidak dihentikan, operasi masih tetap dilakukan dengan waktu dua hari jeda untuk mengisi bahan bakar dan menyegarkan diri," kata Soelistyo saat jumpa pers.

Mendengar pernyataan tersebut, Lukas menyatakan menerima dan memahami keputusan Basarnas.

Dia mengatakan hingga saat ini keluarga Lukas yang menjadi korban musibah QZ8501 belum diketahui identifikasi atau penemuan jenazahnya.

"Keluarga saya sudah dicurigai ada di Surabaya tapi belum teridentifikasi hingga saat ini. Namun, kami optimis korban akan terus ditemukan," kata Lukas.

Salah satu keluarga korban lainnya yang tak mau disebutkan namanya mengatakan harapannya agar pihak Basarnas terus melakukan operasi pencarian hingga seluruh korban ditemukan.

"Saya rasa akan tetap dibantu Basarnas seperti yang disampaikan Kepala Basarnas tadi. Kami akan terus berupaya mencari keluarga kami,"katanya ditemui di Gedung Basarnas.

Hingga kini, sebanyak 92 jenazah dari 162 penumpang QZ8501 belum juga ditemukan. Sementara itu, jenazah yang sudah teridentifikasi oleh tim DVI Polda Jawa Timur hingga Selasa (27/1) lalu berjumlah 55 jenazah, terdiri dari 23 perempuan dan 32 laki-laki. (utd/obs)