Mantan anggota Komisi I DPR RI yang menjadi mitra kerja TVRI, Susaningtyas Kertopati, mengatakan sesungguhnya TVRI memiliki jaringan dan infrastruktur lengkap. Oleh sebab itu, menurutnya, sangat pedih melihat lembaga penyiaran pelat merah itu harus merugi dari tahun ke tahun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Materi siarnya tidak berkualitas dan tidak menarik bagi rakyat. Itu akibat bisnis di dalamnya yang tertutup. DPR saja tidak tahu," kata politikus Hanura itu. Selain tak berkualitas, konten pun tak terkontrol.
Salah seorang sumber di internal TVRI yang tahu persis kasus Mandra mengatakan bahwa kasus itu juga soal temuan pemalsuan tanda tangan. Selain itu ditemukan kejanggalan pada beberapa rumah produksi yang memenangkan tender paket program siap siar TVRI, termasuk PT Viandra Production milik Mandra, misalnya kantor-kantor mereka yang ternyata bodong.
Mandra bukan satu-satunya tersangka dalam kasus dugaan korupsi program siap siar TVRI 2012. Ada dua tersangka lain, yaitu Iwan Chermawan selaku Direktur PT Media Art Image dan Yulkasmir selaku pejabat teras TVRI yang juga pejabat pembuat komitmen (PPK).
(pit/agk)