Seruan tersebut disampaikan Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar versi Munas Bali, Akbar Tandjung, merespons pergerakan kader Golar yang loncat ke kubu Agung. Pekan lalu setidaknya ada empat petinggi Golkar yang menyatakan siap pindah.
“Memang faktanya begitu, setidaknya ada empat. Saya ingatkan kepada semua kader hasil Munas Bali untuk tidak pindah bila ada tawaran-tawaran dari pihak Pak Agung,” tutur Akbar saat dihubungi CNN Indonesia, Selasa (17/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan Ketua Umum Partai Golkar ini mengaku sempat menanyakan persoalan tersebut kepada salah satu elite Golkar yang diketahui pindah ke kubu Agung yaitu Airlangga Hartarto.
Sementara itu mantan Ketua DPP Partai Golkar Hajriyanto Y. Thohari mengaku belum berminat kembali untuk menjadi pengurus Golkar. Hajriyanto menyatakan masih kecewa dengan perselisihan internal Golkar yang tidak bisa diselesaikan secara damai.
“Sebagai partai besar dan usianya sudah tua tapi elite Golkar untuk menyelesaikan masalahnya sendiri saja tidak bisa,” tutur Hajriyanto saat dihubungi CNN Indonesia, Ahad malam (15/3).
Disinggung saat ini kubu Agung di atas angin, menurut Hajriyanto ia tetap belum berminat untuk gabung. “Saya tidak condong ke mana-mana, saya tetap pilih munas rekonsiliasi atau apapun namanya,” tegas mantan Wakil Ketua MPR ini yang mengaku tetap konsisten tidak memihak ke kubu manapun. (obs)