Ahok Janjikan Perbaikan Pompa dan Tambah Gaji Honorer

Lalu Rahadian, CNN Indonesia | Rabu, 01/04/2015 14:29 WIB
Ahok Janjikan Perbaikan Pompa dan Tambah Gaji Honorer Petugas membersihkan sampah yang tersangkut pada alat penyaring di Waduk Pluit, Jakarta Utara, Jumat (20/2). Kondisi pompa air di ibu kota yang rata-rata berusia tua dan memiliki kapasitas rendah serta pasokan listrik yang bergantung PLN diprediksi menjadi penyebab 95 persen wilayah Jakarta Utara terendam banjir pada Senin (9/2) lalu. ANTARA FOTO/Vitalis Yogi Trisna
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) merespons keinginan Wali Kota Jakarta Utara Rustam Effendi untuk memperbaiki dan menambah jumlah pompa air di Jakarta Utara.

Ahok menegaskan akan membantu penuh upaya Pemerintah Kota Jakarta Utara untuk menambah jumlah pompa air sebagai upaya pencegahan datangnya banjir saat musim hujan dan rob tiba.

"Perbaikan pompa harus beres. Saya ingin kapasitasnya bertambah pokoknya, karena air semua dari manapun (berujung) ke utara ini," ujar Ahok di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Rabu (1/4).


Tak hanya memperbaiki dan menambah jumlah pompa, bekas Bupati Belitung Timur itu mengatakan siap menambah gaji para tenaga honorer yang ditugaskan untuk memperbaiki dan mengawasi pompa air.

Ahok menjanjikan bakal menambah gaji para pegawai honorer tersebut sebesar Rp 1,5 juta ke depannya. "Saya kasih uangnya buat tenaga honorer kalau kurang. Saya kasih Rp 1,5 juta nanti," kata Ahok.

Selain berjanji akan membantu penambahan jumlah pompa air, Ahok juga menyampaikan keinginannya agar perbaikan tiap gedung sekolah di DKI Jakarta dapat dilakukan sesegera mungkin.

Di hadapan Rustam dan Wakil Ketua DPRD Mohamad Taufik dalam pembukaan Musrenbang Kota Jakarta Utara hari ini, Ahok bahkan menyampaikan perbandingan jumlah sekolah rusak yang dimiliki DKI Jakarta dengan Kabupaten Belitung Timur yang menjadi daerah asalnya.

"Perbaikan sekolah ini harus jalan. Malu kita 46 persen gedung sekolah di Jakarta buruk. Malu kita kalah sama daerah saya di Belitung," ujar Ahok.

Mendengar keinginan dan rencana sang Gubernur, Rustam dan Taufik terlihat memperhatikan dengan seksama dan sesekali menulis isi sambutan Ahok di catatan yang mereka bawa. Tak hanya Rustam dan Taufik, beberapa camat dan lurah dari Jakarta Utara juga terlihat rajin mencatat rencana-rencana pembangunan yang disampaikan Ahok. (obs/obs)