Ahok akan Bangun Pembangkit Listrik di Kepulauan Seribu

Lalu Rahadian, CNN Indonesia | Rabu, 08/04/2015 12:39 WIB
Ahok akan Bangun Pembangkit Listrik di Kepulauan Seribu Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama bersama Bupati Kabupaten Kepulauan Seribu Tri Djoko Sri Margianto sesaat setelah membuka Musrenbang di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Jakarta, Selasa (7/4). (CNN Indonesia/ Lalu Rahadian)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana membangun pembangkit listrik baru dengan bekerjasama dengan Badan Usaha Milik Daerah PT. Jakarta Propertindo (Jakpro) untuk memenuhi kebutuhan listrik di Ibukota. Selain Pemprov dan Jakpro, PLN juga diketahui berencana membangun pembangkit listrik di wilayah Jakarta dalam waktu dekat ini.

"Kami mau bangun pembangkit listrik. PLN juga mau membangun. Jakpro juga mau membangun bekerjasama dengan Pemprov," ujar Ahok—sapaan Basuki—di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (8/4).

Ahok menyebutkan sumber energi utama yang akan menjadi tenaga pembangkit listrik nanti adalah gas. Selain pembangunan pembangkit baru, Pemprov DKI Jakarta juga mendesak PLN untuk segera membuat sambungan listrik kepada beberapa pulau di Kepulauan Seribu yang sampai saat ini belum teraliri listrik.

Ahok pun memprediksi jika penyambungan listrik dapat mulai dilaksanakan pada tahun ini oleh PLN, jika perusahaan negara tersebut memang berniat membuat sambungan ke beberapa pulau di Kepulauan Seribu.


"Kami juga mau menyambung listrik. Misalnya, di Pulau Onrust dan Pulau Kelor itu tidak ada sambungan listrik dari PLN tapi di Pulau Pramuka dilewatin kabel. Pemprov minta bagian perindustrian energi untuk menyambungkan itu," kata Ahok.

Ahok mengatakan rencana pembangunan pembangkit listrik kemungkinan bisa dimulai tahun depan setelah proses penyambungan kabel listrik dimulai pada tahun ini.

Sebelumnya, dalam kunjungannya untuk membuka Musrenbang Kepulauan Seribu Selasa (7/4) lalu, Ahok mempertanyakan kehadiran PLN di wilayah kepulauan tersebut karena sampai saat ini masih ada beberapa pulau yang belum mendapat aliran listrik.

"Mana PLN? Ini tidak cukup voltasenya di Kepulauan Seribu kelihatan seperti orang tua mau mati," ujar Ahok di Kantor Bupati Kepulauan Seribu, Jakarta, Selasa (7/4). (utd/utd)