Para anggota Komisi V Bidang Perhubungan Dewan Perwakilan Rakyat pun beramai-ramai menuntut audit terhadap Bandara Sultan Syarif Kasim. Salah satu legislator yang meminta audit dilakukan adalah Muhammad Nizar Zahro dari Fraksi Gerindra, anggota Panitia Kerja Keselamatan dan Kualitas Keamanan Penerbangan Komisi V.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Saya sebagai anggota Panja akan mengusulkan ke pimpinan agar segera menginvestigasi kasus Mario yang masuk ke roda pesawat dan mengevaluasi menyeluruh situasi internal Bandara Sultan Syarif Kasim II dan Soekarno-Hatta selaku bandara asal dan tujuan pesawat GA177 yang ditumpangi Mario,” kata Nizar.
Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan JA Barata mengatakan apabila pelaku sudah memiliki niat buruk, maka keamanan secanggih apapun bisa ditembus. “Misal sudah dipagar tapi dia melompat dengan cara tertentu, maka tetap lolos. Seperti mobil yang sudah dikunci ganda tapi tetap bisa dibobol karena ada ada niat penjahat untuk merampok,” kata dia.
Secara terpisah, Penasihat Federasi Pilot Indonesia Manotar Napitupulu mengatakan semestinya penyusupan ke roda pesawat tak terjadi, sebab bandara dijaga berlapis. Apalagi, kata dia, Bandara Sultan Syarif Kasim II di Pekanbaru bukan bandara kecil. (agk)