Soal UN yang Bocor Paket untuk Aceh dan Yogyakarta

Yohannie Linggasari, CNN Indonesia | Jumat, 17/04/2015 16:15 WIB
Soal UN yang Bocor Paket untuk Aceh dan Yogyakarta Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar dan Menengah Anies Baswedan (kanan) menyalami para peserta Ujian Nasional (UN) di SMA N 2 Jakarta, Jakarta, Selasa (14/4). (CNN Indonesia/Yohannie Linggasari)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan mengumumkan bahwa soal Ujian Nasional (UN) 2015 yang diunggah ke Google Drive adalah paket UN IPA SMA yang diperuntukkan untuk Aceh dan Yogyakarta.

Hal itu dapat mudah diketahui karena adanya barcode di bagian pojok kanan. Barcode tersebut menunjukkan provinsi dan kode soal. Kemudian, di pojok bawah kiri terdapat kode U-N-2014/2015 yang merupakan kode soal untuk daerah Nangroe Aceh Darussalam.

"Dari kode yang tertera pada lembar soal yang diunggah, kami telah dapat mengidentifikasi buklet soal tersebut adalah set soal SMA program IPA untuk daerah Aceh, di mana set buklet untuk Aceh identik dengan Yogyakarta," kata Kepala Pusat Penilaian Pendidikan Kemendikbud Nizam di gedung Kemendikbud, Jakarta Selatan, Jumat (17/4).



Dijelaskan oleh Nizam, Kemendikbud menyiapkan 11.730 buklet UN untuk menghindari kebocoran soal. Dicontohkan olehnya, naskah di wilayah Aceh pasti berbeda dengan di Sumatera Utara. Naskah UN di Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten pun berbeda.  (Lihat juga: FOKUS Bocornya Soal UN Tahun Ini)

"Namun, bisa saja ada dua provinsi yang set soalnya sama. Misalnya, Aceh dan Yogyakarta yang memiliki set UN yang sama," kata Nizam.

Lebih lanjut, Anies menjelaskan bocornya soal tersebut tidak mempengaruhi siswa jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial SMA, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) ataupun madrasah.

Langkah ke depannya, Kemendikbud akan segera memproses indeks integritas dari Aceh dan Yogyakarta. "Mudah-mudahan, Senin (20/4) depan sudah ada hasilnya," kata Anies. Nantinya, dari indeks integritas akan terlihat apakah siswa di kedua daerah itu melakukan kecurangan atau tidak terkait diunggahnya soal UN ke Google Drive. Anies juga telah melakukan pertemuan dengan dinas pendidikan Yogyakarta. (Baca Juga: Kabareskrim: Kebocoran Soal UN Libatkan Orang Percetakan)

Uniknya, kata Anies, Yogyakarta selama ini merupakan daerah dengan indeks integritas terbaik. Setidaknya, sudah lima tahun Yogyakarta menyandang predikat tersebut.

"Jadi ini bagaikan cobaan bagi siswa di Yogyakarta. Apakah daerah yang selama ini punya indeks integritas terbaik melakukan kecurangan ketika ada bocoran? Kita lihat nanti," kata Anies.

Namun, sejauh ini, data dari Yogyakarta yang telah masuk tidak menunjukkan pola kecurangan tersebut. "Kami bangga anak-anak kita diberi soal tetapi tidak dimanfaatkan," kata Anies. Sementara, data UN dari Aceh belum masuk ke Kemendikbud.

Meski begitu, bila memang di dua daerah itu ditemukan pola kecurangan, maka akan diputuskan UN ulang di dua daerah tersebut. "Kami lihat hasilnya dulu, baru diputuskan," katanya. (sip)