Tahun Ini, Ahok Genjot Pembongkaran Bangunan di Lahan Hijau

Lalu Rahadian, CNN Indonesia | Kamis, 23/04/2015 11:48 WIB
Tahun Ini, Ahok Genjot Pembongkaran Bangunan di Lahan Hijau Basuki Tjahja Purnama berjalan menuju meja penandatanganan pelantikan Gubernur DKI Jakarta di Istana Negara, Jakarta, November tahun lalu. Ahok merupakan gubernur pertama yang dilantik Presiden Jokowi di Istana Negara pada masa pilkada langsung. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berencana akan memaksimalkan upaya penertiban bangunan yang berdiri di atas lahan hijau di ibu kota mulai tahun ini.

Ahok —sapaan akrab Basuki— mengaku telah memberikan instruksi tersebut kepada setiap wali kota di DKI Jakarta untuk segera melakukan penertiban bangunan di wilayahnya masing-masing.

Bahkan, suami Veronica Tan itu siap membayar sertifikat milik warga yang bangunannya berada di atas lahan hijau di kawasan ibu kota selama ini.



"Saya sudah tugaskan walikota kalau ada bangunan di jalur hijau itu harus dibongkar, apalagi yang ada di jalur yang terkena saluran air," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (23/4).

Jakarta, menurut Ahok, memang agak aneh. Warga bisa memiliki sertifikat atas bangunannya yang berdiri di jalur hijau. “Jika memang punya sertifikat (bangunan) di jalur hijau, kalau kejadian seperti itu tetap kita harus bayar (sertifikatnya) dan bongkar (bangunannya)," ujar Ahok.

Pemprov DKI Jakarta juga diketahui akan menggelar operasi penertiban besar-besaran terhadap rumah atau bangunan yang dibuat kos-kosan di ibu kota, khususnya Jakarta Selatan.

Pemprov DKI Jakarta telah mulai menertibkan kos-kosan yang terletak di daerah Tebet. Menurut Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, beberapa bangunan kos di kawasan Tebet ternyata berdiri di atas lahan terbuka hijau sejak beberapa tahun lalu. (sip)