"Dibahas pertimbangannya apa (untuk memberikan bantuan hukum kepada anggota Dewan). Bisa saja nanti DPRD memberi bantuan hukum," ujar Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Simak FOKUS: Ini soal Lulung dan Perkara UPS
Lulung dan Fahmi saat ini menjadi saksi dalam kasus markup pengadaan alat suplai listrik atau uninterruptible power supply (UPS) pada APBD 2014. Kedua anggota Dewan tersebut sampai awal Mei ini telah dipanggil tiga kali oleh penyidik Badan Reserse Kriminal Polri untuk dimintai keterangan sebagai saksi. (Baca: Cerita Seputar Pemeriksaan 11 Jam Lulung di Bareskrim)
Dalam kasus pengadaan UPS ini, dua orang sudah ditetapkan sebagai tersangka, yakni pejabat pembuat komitmen Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Barat Alex Usman dan pejabat pembuat komitmen Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Pusat Zaenal Soleman.
Untuk Alex Usman, Bareskrim telah menahannya pada Kamis malam (30/4) atau di hari yang sama saat Lulung menjalani pemeriksaan. (Baca: Lulung Siap Ditahan Jika Terbukti Bersalah) (agk)