Penandatangan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dengan Gubernur Gyeonggi Nam Kyung Pil atas inisiasi kerjasama tersebut pun telah dilakukan pada Selasa (12/5) siang ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nam Kyung Pil dalam kesempatan yang sama juga memberikan tanggapan atas inisiasi kerjasama dua Provinsi beda negara tersebut. Menurut Nam, kerjasama antara Provinsi yang ia pimpin dengan Jakarta sesuai dengan visinya untuk membuka jaringan global bagi Gyeonggi seluas-luasnya pada tahun ini. (Baca juga: Ahok Minta Tak Dipilih Jika Ada Cagub Lain yang Lebih Baik)
"Saat ini kami ingin memperkuat jaringan dan tambah lagi (kerjasama) dengan Jakarta," kata Nam.
Nam menambahkan, ada banyak hal yang bisa dikerjasamakanantara Jakarta dan Gyeonggi. "Sebelumnya saya ingin menjadi teman yang bagus dengan bapak Gubernur Ahok. Kalau sudah begitu nanti semuanya akan beres, lancar," ujarnya.
Selain dengan Gyeonggi, DKI Jakarta saat ini telah bekerja sama dengan 35 kota yang tersebar di beberapa negara di dunia. Misalnya Washington DC, New York City, Pyongyang, dan Mumbai merupakan beberapa kota yang bekerja sama dengan Jakarta saat ini. (Baca juga: Ahok Resmikan Mesin Pengolah Limbah Lumpur Jadi Batu Bata) (sur)