Menurut Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), penambahan SPBG ini dilakukan untuk mendukung rencana konversi premium ke bahan bakar gas untuk seluruh angkutan umum di Jakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto mengatakan, pembangunan 22 SPBG ini akan selesai akhir tahun ini. Lahan untuk pembangunan SPBG juga sudah diselesaikan proses perizinannya. (Baca juga: Ahok Sebut Kualitas Bus TransJakarta asal Tiongkok Buruk)
Selama ini jumlah SPBG di Jakarta masih jauh dari ideal. Padahal pemprov DKI punya program mewajibkan seluruh angkutan umum menggunakan bahan bakar gas. Penggunaan bahan bakar gas saat ini dimotori oleh sebagian armada bajaj dan bus TransJakarta. (sur)