PLN adalah BUMN yang terkenal sebagai sarang korupsi dan perahan politisi. Mungkin SBY menilai, Dahlan memiliki pengalaman mengurusi perkara listrik. Selain sebagai bos Jawa Pos Grup, Dahlan juga merupakan presiden direktur dari dua perusahaan pembangkit listrik swasta, PT Cahaya Fajar Kaltim di Kalimantan Timur dan PT Prima Electric Power di Surabaya.
Dahlan masuk dan mencoba untuk memperbaikinya. SBY tampaknya terpukau dengan apa yang dilakukan oleh Dahlan saat menjadi direktur PLN sehingga pada 17 Oktober 2011, Dahlan Iskan ditunjuk sebagai pengganti Menteri BUMN yang menderita sakit. Dahlan mengaku terharu begitu dirinya dipanggil menjadi Menteri BUMN karena ia berat meninggalkan PLN yang menurutnya sedang pada puncak semangat untuk melakukan reformasi. (BACA FOKUS: Gardu Induk Setrum Dahlan)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dahlan dikait-kaitkan dengan dugaan korupsi Pembangunan PLTU Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Embalut - Tanjung Batu, Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur saat dia menjadi pemimpin BUMD Pemprov Kaltim. Nama Dahlan juga dikait-kaitkan soal penjualan aset Pemprov Jatim saat dia menjadi Direktur BUMD PT Panca Wira Usaha Jawa Timur PT (PWU Jatim).
Dari seluruh dugaan itu, akhirnya Dahlan tersengat juga. Bukan dari apa yang dirumorkan sebelumnya, tetapi dari proyek PLN saat di mana dia mengaku tengah melakukan reformasi untuk perbaikan dan perubahan mengantarkan PLN menjadi perusahaan yang profesional.
Dahlan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi pembangunan Gardu Induk Jawa, Bali dan Nusa Tenggara oleh Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Pada proyek Rp 1,063 triliun kerugian negara
Rp 33,218 miliar. Sengatan tapi belum berakhir. Kini Dahlan juga diperiksa oleh Bareskrim Mabes Polri soal kasus pencetakan sawah 2012-2013 yang dilakukan Kementerian BUMN saat dia menjadi menterinya.
Proses hukum atas Dahlan Iskan masih belum final. Bisa jadi dia bebas karena tidak bersalah, bisa jadi dia bersalah. Tetapi, sangkaan ini tetap menyakitkan bagi orang yang tindakannya membersihkan sampah secara spontan di Monas diikuti oleh banyak orang.
(hel)