"Saya beranikan untuk memohon kepada Pak Jaksa Agung supaya sangat berhati-hati dalam hal mengusulkan nama jaksa-jaksa itu karena kejaksaan yang paling tahu mereka. Jadi jangan sampai menjerumuskan kita semua, tapi menyelamatkan kita semua," ujar salah satu Tim Pansel KPK, Yenti Ganarsih usai bertemu Jaksa Agung di kantor Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (16/6).
Menurut Yenti, Jaksa Agung M. Prasetyo telah setuju untuk menyiapkan jaksa-jaksa terbaiknya. Saat ini Prasetyo sedang menyiapkan sejumlah nama agar dapat berpartisipasi dalam bursa calon pimpinan KPK.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selanjutnya, Jaksa Agung akan memilih setidaknya tiga nama yang akan diizinkan maju untuk mendaftar kepada Tim Pansel KPK. Meski mendapat izin atau rekomendasi dari Jaksa Agung, Tim Pansel KPK menegaskan prosedur pendaftaran tetap harus berasal dari pribadi.
Sejauh ini, Destry mengaku pendaftar yang masuk telah mencapai 121 orang. Angka ini diperkirakan masih akan terus bertambah, mengingat pendaftaran baru akan ditutup pada 24 Juni 2015.
Kunjungan Tim Pansel KPK ke Kejaksaan Agung merupakan lanjutan dari serangkaian safari ke sejumlah stakeholders. Selain untuk berdiskusi, Pansel KPK juga meminta masukan dan kerja sama dari institusi penegak hukum untuk meminimalisir informasi minor terhadap kandidat yang telah dan akan mendaftar. (hel)