Juru bicara Pansel KPK Betti Alisjahbana mengatakan dalam uji publik diharapkan respons masyarakat, supaya menjadi masukan bagi tim pansel.
"Tanggal 27 akan umumkan ke publik, masih banyak persyaratan (yang harus dilengkapi). Nanti akan membuat makalah, setelah itu assessment profil dan kompetisi, lalu rekam jejak dan wawancara detil," kata Betti di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Sabtu (20/6)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara untuk pendaftar terbanyak kedua berasal dari pegawai negeri sipil dan disusul oleh para dosen dan pegawai swasta. Sedangkan dari pihak nonsipil, Betti mengatakan Polri mengirimkan enam calon, dan TNI hingga kini baru mencalonkan satu nama.
Tim pansel KPK telah melakukan safari ke beberapa instansi dan kota untuk mendapatkan nama-nama untuk mau mendaftar ke pansel KPK. Safari institusi dimulai dari mengunjungi Polri, Kejaksaan Agung, Badan Intelijen Negara, hingga Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan.
Tak lupa, tim pansel pun berkunjung ke KPK untuk bertemu dengan para komisioner aktif KPK. Di sana, kata Betti, mereka mendapatkan masukan tentang situasi dan tantangan yang dihadapi KPK akhir-akhir ini.
Sementara untuk kota, Betti mengatakan total ada 10 kota yang mereka datangi. Kesepuluh kota tersebut adalah Makassar, Padang, Yogyakarta, Balikpapan, Semarang, Pontianak, Bandung, Malang, dan tentu saja Jakarta. (ded/ded)