Menurut Kepala Polri Jenderal Badrodin Haiti, temuan sabu itu berawal dari informasi masyarakat tiga pekan lalu. Informasi yang diperoleh akan ada transaksi sabu di Ruko Sentral Bisnis Park, Pluit, Jakarta Utara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tim terus bergerak. Saat itu berbekal dari informasi dua pelaku yang diamankan, petugas bergerak ke Apartemen CBD Pluit. Sebuah mobil Grand Livina yang terparkir di lantai dasar apartemen disebut dipakai menyimpan Sabu. Terbukti dalam bagasi mobil tersebut petugas menemukan 350 kg sabu.
Lebih lanjut Badrodin mengatakan, berbagai jenis narkotik dapat masuk ke Indonesia melalui beberapa wilayah perairan di Aceh, Batam, Riau dan Jambi. "Semua wilayah garis pantai itu bisa dimasuki. Ini perlu ditingkatkan pengamanannya," ucapnya.
Badrodin pun menegaskan, upaya pemberantasan peredaran narkotik tidak dapat ditangani Polri dan BNN saja. Ia berkata, operasi ini membutuhkan kepedulian para nelayan dan juga petugas pelabuhan.
Ia menegaskan, penyitaan ratusan kilo sabu ini tak akan efektif tanpa strategi demand reduction. "Kalau penggunanya tidak ada, supply juga tidak ada. Pemerintah sudah menetapkan tahun ini akan merehabilitasj 100 ribu pecandu," kata Badrodin. (sur)