Nasihat pertama adalah agar para anggota PMJ buka puasa dengan tertib sebelum melaksanakan tugas pengamanan. Nasihat selanjutnya, Tito ingin agar anggotanya makan banyak agar memiliki stamina yang cukup.
"Karena kemungkinan takbiran akan dilakukan sejak pukul 18.00 WIB hingga tengah malam," kata Tito di Mapolda Metro Jaya, Kamis (16/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, satu nasihat utama yang diberikan Tito adalah penggunaan senjata api saat menindak pelanggar di jalan. "Jangan gunakan senjata api jika tak dibutuhkan. Tertib tapi jangan mengancam keselamatan nyawa warga," kata Tito tegas.
"Akan memalukan bagi kita dan Jakarta jika ada tawuran saat malam takbiran," katanya.
Sebelumnya Tito mengatakan jumlah personel yang diturunkan untuk mengamankan malam takbiran di DKI Jakarta berjumlah 6.694 personel. Angka tersebut terdiri atas personel Polri ditambah TNI dan Satpol PP.
Sementara Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengatakan jumlah personel yang turun dalam Operasi Ketupat 2015 berjumlah 145.476 orang. Jumlah tersebut berasal dari satuan Polri, TNI, dan instansi terkait.
"82.538 personel diturunkan untuk mengamankan proses lebaran. Sementara sisanya adalah 12.761 anggota TNI dan 50.377 dari instansi terkait," kata Badrodin, Kamis (9/7).
"Personel akan berjaga selama 16 hari mulai 10 Juli hingga 25 Juli 2015," ujarnya. (hel)