"Sekarang 5.416 guru bantu sedang dalam proses pemberkasan, mudah-mudahan dapat segera diseleksi jadi CPNS," kata Arie saat ditemui di Balai Kota Jakarta, Kamis (23/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bentuk seleksi yang akan diberikan kepada guru bantu tersebut sama dengan seleksi guru CPNS pada umumnya. (Baca: Guru Honorer dan Calon PNS Diminta Tenang)
Selain mengupayakan membantu guru bantu untuk menjadi CPNS, Dinas Pendidikan DKI juga mengaku sudah mengupayakan adanya perbaikan tunjangan untuk mereka. Sebab, selama ini pendapatan yang diperoleh guru bantu jauh berada di bawah Upah Minimum Provinsi (UMP) yang mencapai Rp 2,7 juta.
"Kesejahteraan guru yang honornya masih di bawah UMP sudah kami usulkan (agar naik). Apalagi guru yang yang banyak jasanya akan mendapat kenaikan UMP," kata Arie.
Selain UMP, Dinas Pendidikan juga mengaku telah mengusulkan kenaikan tunjangan untuk para guru bantu. (Baca: Jokowi Diminta Perbaiki Nasib Guru Honorer)
"Disdik (Dinas Pendidikan) sudah dua kali mengusulkan perbaikan tunjangan guru bantu. DPRD pun mendukung. Mudah-mudahan 2016 terealisasi," ujar Arie. (obs)