KH Indrus Ramli mengaku dirinya berani maju setelah melakukan istikharah sebagaimana petunjuk dan nasihat para kiai yang dekat dengannya. “Ini dasar saya,” katanya. Selain hasil istikharah, KH Idrus Ramli mengaku bercita-cita menjadikan NU sebagai poros Aswaja Indonesia dan dunia. "Saya kan menjadikan pendidikan dari pesantren sekolah-sekolah NU menjadi pemimpin,” katanya sebagaimana dikutip dari NU Online.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara untuk pemilihan ketua umum (tanfidz), disepakati untuk memakai metode pemilihan langsung. Setiap wilayah dan cabang masing-masing akan memiliki satu suara.
Menurut Sekretaris Panitia Pusat Muktamar NU ke-33 Syahrizal Syarif, kesepakatan terjalin setelah Pejabat Rais Am NU Mustofa Bisri bertemu dengan seluruh petinggi PBNU, Pengurus Wilayah NU, Rais wilayah NU dan para kiai sepuh.
Hasilnya disepakati bahwa Rais Am PBNU dalam Muktamar ke-33 ini akan dipilih oleh para Rais Wilayah NU. "Rais Am itu pimpinan tertinggi para kiai sehingga yang memilihnya juga para kiai," kata Syahrizal kepada CNN Indonesia.
Jumlah para rais wilayah ini ada sekitar 500 orang. Nantinya mereka akan rapat secara tertutup untuk memilih sendiri Rais Am. Saat ini Rais AM PBNU dijabat oleh Mustofa Bisri. Ia menggantikan Sahal Mahfudz yang wafat pada Januari 2014 lalu.
Setelah diputuskan bahwa Rais Am NU dipilih oleh para rais wilayah, maka dinyatakan pembahasan tata tertib Muktamar NU ke-33 sudah selesai. (hel)