Menurut Sekretaris Panitia Pusat Muktamar NU ke-33 Syahrizal Syarif, kesepakatan terjalin setelah Pejabat Rais Am NU Mustofa Bisri bertemu dengan seluruh petinggi PBNU, Pengurus Wilayah NU, Rais wilayah NU dan para kiai sepuh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
SIMAK FOKUS: Kabar dari Dua Muktamar
Muktamar selanjutnya akan masuk ke agenda selanjutnya yaknis sidang komisi. Saat ini enam komisi tengah membahas berbagai masalah dari mulai AD/ART, masalah keagamaan, hingga rekomendasi Muktamar.
Syahrizal berharap, setelah tata tertib disepakai, jadwal Muktamar akan berjalan sesuai dengan agenda yang telah disusun. (Baca juga: Ribut Mekanisme Pemililhan, Jadwal Muktamar NU Molor)
Muktamar NU di Jombang diskors tadi malam setelah terjadi kebuntuan soal mekanisme pemilihan Rais Am. Dalam agenda, peserta ditawarkan pemilihan Rais Am dilakukan oleh perwakilan yang diusulkan masing-masing cabang atau wilayah.
Cabang dan wilayah diminta mengusulkan maksimal sembilan nama perwakilan untuk menjadi ahlul halli wal aqdi yang berhak menunjuk Rais Am NU.
Namun usulan ini ditolak oleh sebagian peserta yang lain sehingga berujung pada kebuntuan sidang. Rais Am PBNU Mustofa Bisri selaku penanggung jawab Muktamar turun tangan menyelesaikan masalah ini dengan mengundang seluruh petinggi NU baik di pusat maupun wilayah. (sur)