"Empat orang ini disebut dalam pemeriksaan dua tersangka yang sebelumnya," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Komisaris Besar Suharsono kepada CNN Indonesia di Mabes Polri, Jakarta, Senin (10/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika ditanyai latar belakang orang-orang yang dimaksud, Suharsono hanya menyebut mereka diduga dari pihak perusuh. Selebihnya dia meminta agar para terduga pelaku itu tidak dikaitkan dengan kelompok tertentu.
Dari empat orang tersebut, baru seorang yang memenuhi panggilan, yakni Presiden GIDI Dorman Wandikmbo. Dia diperiksa sebagai saksi terkait kerusuhan tersebut.
Sementara dua orang tersangka yang diduga menghasut masyarakat melakukan kekerasan, Arianto Kogoya dan Jundi Wanimbo, kini ditahan di Jayapura.
Para perusuh diduga membubarkan jemaat Salat Idul Fitri karena salat jalaah dilakukan menggunakan pengeras suara. Mereka tidak terima karena merasa sudah mengimbau agar para jemaat salat tidak menggunakan pengeras suara lantaran lokasi peribadatan berdekatan dengan tempat Kebaktian Kebangunan Rohani GIDI. (agk)