Saat ini proses pembongkaran berada di wilayah rukun tetangga (RT) 01. Sebelumnya pembongkaran dilakukan di RT 04. Di tempat tersebut sekitar 20 rumah telah rata dengan tanah. Berdasarkan informasi, sebanyak 13 RT akan dihancurkan. Posisi rumah yang dihancurkan berada persis di bibir Kali Ciliwung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan pantauan CNN Indonesia, tampak satu alat berat sedang merobohkan rumah semi permanen yang memiliki dua lantai. Puluhan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) berjaga-jaga di sekitar alat berat. Sementara puing-puing kayu, seng, batu-batuan tampak berantakan.
"Bapak yang di atas awas," teriak salah satu petugas Satpol PP. (Baca: Warga Kampung Pulo Diminta Tak Paksa Pemprov Langgar Aturan)
Penggusuran ini juga akan menggusur tujuh makan keramat yang telah ada selama puluhan tahun di tempat tersebut. Dari total tujuh makam, rencananya empat makam akan digusur tapi sebelumnya akan dipindahkan terlebih dahulu.
"Empat makam akan kita pindahkan karena posisinya di pinggir kali, sementara tiga makam berada di tengah," kata Suwanda. (obs)