Hal tersebut disampaikannya saat uji wawancara di hadapan sembilan anggota panitia seleksi calon pimpinan KPK, Rabu (26/8) di Gedung Sekretariat Negara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sri mengungkapkan warna baru yang ingin diberikan adalah memberikan sentuhan wanita dalam memaksimalkan koordinasi antara lembaga penegak hukum seperti kepolisian dan kejaksaan. (Baca juga: Johan Budi: Saya Sekrup Kecil dari Mesin Besar KPK)
"Saya sebagai perempuan akan menguatkan fungsi KPK karena letak kekuatan perempuan ada di komunikasi. Sentuhan perempuan akan berbeda terutama dalam berkomunikasi," tuturnya.
Tak hanya itu, Sri pun mengatakan dirinya akan bekerja secara independen. Hal tersebut disampaikannya menyikapi anggota Pansel KPK Yenty Garnasih yang mempertanyakan indenpendensi Sri. (Baca juga: Jimly Tak Setuju Koruptor Dihukum Mati)
"KPK bersifat independen dan tidak terpengaruh kekuasaan apapun. Kalau saya terpilih, saya sudah lepas dari instansi asal," kata Sri. (sur)