Dinas Pertamanan DKI Akui Ada Pegawai yang Potong Gaji PHL
Eky Wahyudi | CNN Indonesia
Kamis, 03 Sep 2015 07:23 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta, Ratna Diah Kurniati mengakui ada oknum pegawainya yang terlibat dalam pemotongan gaji Pegawai Harian Lepas (PHL).
"Itu kami sudah laporkan ke inspektorat dan sudah ditindaklanjuti," kata Ratna saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (2/9).
Namun, Ratna membantah oknum yang melakukan pemotongan gaji tersebut berstatus pegawai negeri sipil. Dia pun belum mengetahui berapa banyak oknum yang terlibat.
"Aduh saya enggak hafal nih. Dari mandor sih," ujarnya.
Ratna mengatakan, untuk antisipasi hal tersebut kembali terjadi dirinya akan mencopot pengawas lapangan yang terbukti melakukan pemotongan gaji PHL, termasuk pengawas non PNS.
"Iya kami rencanakan juga akan diganti. Kalau terlibat, pengawas yang non PNS juga kita pecat," kata Ratna.
Sementara itu, Kepala Inspektorat DKI Jakarta Lasro Marbun membenarkan adanya oknum di Dinas Pertamanan yang melakukan potong gaji PHL. Dirinya mengatakan saat ini masih mendalami peran PNS yang terlibat.
"Kami sudah panggil Kadisnya, untuk oknumnya dari eselon VI," kata Lasro kepada CNN Indonesia.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berniat memenjarakan oknum-oknum yang melakukan pemotongan gaji PHL. Dirinya ingin bekerja sama dengan kepolisian Polda Metro Jaya untuk menangkap oknum tersebut. Diharapkan oknum yang nantinya ditangkap bisa membongkar kasus pemotongan gaji PHL di semua dinas yang ada di Jakarta. (meg)
"Itu kami sudah laporkan ke inspektorat dan sudah ditindaklanjuti," kata Ratna saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (2/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ratna mengatakan, untuk antisipasi hal tersebut kembali terjadi dirinya akan mencopot pengawas lapangan yang terbukti melakukan pemotongan gaji PHL, termasuk pengawas non PNS.
Sementara itu, Kepala Inspektorat DKI Jakarta Lasro Marbun membenarkan adanya oknum di Dinas Pertamanan yang melakukan potong gaji PHL. Dirinya mengatakan saat ini masih mendalami peran PNS yang terlibat.
"Kami sudah panggil Kadisnya, untuk oknumnya dari eselon VI," kata Lasro kepada CNN Indonesia.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berniat memenjarakan oknum-oknum yang melakukan pemotongan gaji PHL. Dirinya ingin bekerja sama dengan kepolisian Polda Metro Jaya untuk menangkap oknum tersebut. Diharapkan oknum yang nantinya ditangkap bisa membongkar kasus pemotongan gaji PHL di semua dinas yang ada di Jakarta. (meg)