"Itu kami sudah laporkan ke inspektorat dan sudah ditindaklanjuti," kata Ratna saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (2/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ratna mengatakan, untuk antisipasi hal tersebut kembali terjadi dirinya akan mencopot pengawas lapangan yang terbukti melakukan pemotongan gaji PHL, termasuk pengawas non PNS.
Sementara itu, Kepala Inspektorat DKI Jakarta Lasro Marbun membenarkan adanya oknum di Dinas Pertamanan yang melakukan potong gaji PHL. Dirinya mengatakan saat ini masih mendalami peran PNS yang terlibat.
"Kami sudah panggil Kadisnya, untuk oknumnya dari eselon VI," kata Lasro kepada CNN Indonesia.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berniat memenjarakan oknum-oknum yang melakukan pemotongan gaji PHL. Dirinya ingin bekerja sama dengan kepolisian Polda Metro Jaya untuk menangkap oknum tersebut. Diharapkan oknum yang nantinya ditangkap bisa membongkar kasus pemotongan gaji PHL di semua dinas yang ada di Jakarta. (meg)