Anggaran Rp 1 Miliar untuk Kunjungan Kerja DPRD Belum Dipakai
Eky Wahyudi | CNN Indonesia
Kamis, 08 Okt 2015 06:10 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta belum memanfaatkan anggaran kunjungan kerja ke luar negeri sebesar Rp1,53 miliar tahun ini. Banyaknya kegiatan yang dilakukan anggota DPRD membuat agenda kunjungan kerja belum dilaksanakan.
Kepala Bagian Keuangan Kesekretariatan Dewan DKI Jakarta Dame Aritonang mengatakan, jika tak juga digunakan, anggaran tersebut bakal menjadi sisa lebih penggunakan anggaran (Silpa).
"Kalau enggak sempat berangkat ya enggak apa-apa. Anggarannya akan jadi silpa," kata Dame di Gedung DPRD Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (7/10).
Anggaran kunjungan kerja DPRD Jakarta juga diusulkan dalam APBD 2016. Namun anggaran tersebut masih dalam pembahasan. Nantinya, anggota DPRD DKI Jakarta akan melakukan kunjungan kerja ke sister city yang berada di 21 negara.
"Kunjungan kerjanya yang pasti ke sister city, misal Tokyo, Beijing, dan Los Angeles," kata kata Dame.
Dia pun mengatakan teknis kunjungan kerja ditentukan oleh anggota dewan sesuai dengan kebutuhan bidang yang ditanganinya di komisi.
"Jadi teknisnya tidak bisa mematok, bagaimana kesepakatan anggota dewan. Siapa yang mau berangkat, mereka yang tentukan," kata Dame.
Soal kunjungan kerja DPRD ke luar negeri ini Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak menyetujuinya. Namun Ahok yakin meski dirinya tak setuju, DPRD tetap berkukuh mengadakannya.
"Kalau saya boleh berpendapat ya saya melarang, tapi mereka mana mau terima," kata Ahok.
Sebelumnya, salah satu anggota Komisi D DPRD Jakarta, Prabowo Soenirman mengatakan dirinya berencana melakukan kunjungan ke Rotterdam, Belanda. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk pengawasan kepada eksekutif yang telah melakukan terlebih dahulu ke sana. (sur)
Kepala Bagian Keuangan Kesekretariatan Dewan DKI Jakarta Dame Aritonang mengatakan, jika tak juga digunakan, anggaran tersebut bakal menjadi sisa lebih penggunakan anggaran (Silpa).
"Kalau enggak sempat berangkat ya enggak apa-apa. Anggarannya akan jadi silpa," kata Dame di Gedung DPRD Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (7/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia pun mengatakan teknis kunjungan kerja ditentukan oleh anggota dewan sesuai dengan kebutuhan bidang yang ditanganinya di komisi.
Soal kunjungan kerja DPRD ke luar negeri ini Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak menyetujuinya. Namun Ahok yakin meski dirinya tak setuju, DPRD tetap berkukuh mengadakannya.
Sebelumnya, salah satu anggota Komisi D DPRD Jakarta, Prabowo Soenirman mengatakan dirinya berencana melakukan kunjungan ke Rotterdam, Belanda. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk pengawasan kepada eksekutif yang telah melakukan terlebih dahulu ke sana. (sur)