Kepala Bagian Penerangan Umum Komisaris Besar Suharsono mengatakan, pihaknya bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) siap mengamankan proses pemulangan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Inspektur Jenderal Anton Charliyan, mengatakan para pengungsi itu ditampung di berbagai daerah di provinsi tetangga seperti Pakpak dan Desa Saragih.
Kerusuhan yang menewaskan satu orang warga itu terjadi Selasa pagi (13/10). Selain itu, empat orang lainnya, termasuk satu anggota tentara juga menderita luka-luka.
Kepolisian sudah menetapkan 10 tersangka terkait kasus ini. Tiga orang di antaranya telah ditahan sementara sisanya masih dalam pengejaran. (meg)