Kendati demikian, Anggito sempat ragu memberikan komentarnya terkait pertanyaan jaksa penuntut umum yang menyinggung permintaan slot ibadah haji oleh DPR, dalam persidangan Suryadharma Ali, hari ini.
"Saat akan menentukan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2013, saya dipanggil pimpinan komisi VIII dan perwakilan fraksi komisi. Mereka minta slot (haji)," kata jaksa saat membacakan keterangan Anggito sesuai BAP di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Selatan, Senin (26/10).
Anggito mengatakan, permintaan itu disampaikan berulang-ulang kepadanya. Dia kemudian menyampaikan permintaan itu kepada Suryadharma dan langsung disetujui.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia pun mengklaim bahwa dirinya tidak ikut serta dalam proses seleksi anggita PPIH tersebut. Namun, orang-orang yang lolos seleksi tersebut atas sepengetahuan Suryadharma.
"Sisa kuota haji bebas nasional jumlahnya bergerak terus. Setelah ditutup pun, kalau masih ada lagi, daripada kosong, kami manfaatkan lagi jadi sisa kuota bebas nasional," katanya.
"Faktanya bahwa ada unsur-unsur yang terkait dengan Suryadharma. Unsur Partai Persatuan Pembangunan (PPP) paling banyak," katanya.
Anggito diketahui mengundurkan diri dari kementerian agama pada tahun 2014. Saat ini dia menjabat sebagai Kepala Ekonom PT Bank Rakyat Indonesia (Tbk).
Hingga berita ini dibuat, Anggito masih memberikan kesaksian di muka sidang, yang telah berlangsung lebih dari tiga jam.
Adapun, Suryadharma didakwa melanggar Pasal 2 ayat 1 juncto Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto pasal 55 ayat 1 ke-1.
(meg)