Kepala Polri Jenderal Badrodin Haiti mengatakan baku tembak tersebut berawal sejak kemarin malam, sekira 9.00 WIB. "Itu dari kelompok Santoso, saya belum tahu apakah sudah diketahui identitasnya," kata Badrodin di Markas Besar Polri, Jakarta.
Berdasarkan informasi yang dihimpun CNN Indonesia, terduga teroris itu bernama Farouk alias Magalasi. Dia adalah seorang warga Turkistan yang juga diduga pentolan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah alias ISIS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada beberapa orang (teroris). Tapi yang kena satu orang," kata Badrodin.
Satu orang terduga teroris melarikan diri dari baku tembak yang berlangsung selama lebih dari satu jam itu. Kepolisian sudah melakukan pengejaran terhadap orang tersebut ke arah pegunungan di perbatasan Poso. (rdk)