"Kami menangkap lagi tiga orang di Desa Tayawa. Jadi jumlah seluruhnya ada tujuh orang," kata Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah Brigadir Jenderal Idham Aziz di Palu, Kamis (31/12).
Namun Idham belum dapat merilis kronologi penangkapan serta identitas ketujuh orang itu dengan alasan keterbatasan data.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Idham, kelompok Santoso berada di pesisir Poso hingga dua kabupaten lain, yakni Parigi dan Napu.
Operasi Camar Maleo IV yang digelar khusus untuk menangkap Santoso akan berakhir 9 Januari mendatang. Jika sampai batas waktu itu target utama belum tertangkap, Idham mengatakan kepolisian daerahnya tetap akan menggelar operasi mandiri kewilayahan.
"Kami sedang matangkan rencana operasi mandiri ini. Sandi operasinya juga akan kami ganti, bukan lagi pakai nama Camar Maleo. Wakapolda sedang mengkajinya," kata dia.
Hingga berita ini ditulis, Kepolisian telah menangkap 17 terduga teroris dan menewaskan tujuh orang lainnya pada Operasi Camar Maleo IV. Sejumlah barang bukti seperti senjata api, amunisi, bom rakitan, dan bahan pembuat bom turut disita Kepolisian.
Lihat juga:Jejak Perburuan Santoso Melalui Camar Maleo |