Luci yang memakai baju putih dengan corak hitam dan rompi oranye khas tahanan KPK memasuki gedung terlebih dulu. Kemudian sang suami yang memakai baju batik coklat menyusul usai menyapa awak media.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pahri dan Luci disangka menyuap Ketua DPRD setempat Riamon Iskandar dan tiga wakilnya yakni Darwin AH, Islan Hanura, dan Aidil Fitri.
Kasus ini merupakan pengembangan dari operasi tangkap tangan KPK. Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Musi Banyuasin Syamsuddin Fei dan Kepala Badan Pengawasan Pembangunan Daerah (Bappeda) Faisyar dicokok penyidik saat bertransaksi suap dengan anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan Bambang Karyanto dan anggota DPRD Fraksi Gerindra Adam Munandar, pada Jumat petang (19/6) hingga Sabtu dini hari (20/6).
Pihak pemerintah atas suruhan Pahri disangka menyuap pihak legislatif. Bambang dan Adam diduga merupakan koordinator penerima duit.
KPK telah mengamankan barang bukti berupa duit senilai Rp 2,56 miliar yang didapat saat operasi tangkap tangan di rumah Bambang. Diketahui, nilai komitmen suap lebih dari Rp 10 miliar.
(obs)