"Saya minta maaf kepada masyarakat Indonesia dan warga kampung sini atas perilaku anak saya yang sudah membuat resah bangsa dan negara,” kata Rodiyah, Ibunda Dian.
Senada dengan Rodiyah, perwakilan keluarga Dian yang lain juga ikut mengucapkan permintaan maaf dan terima kasih kepada warga yang mau menerima jenazah Dian untuk dimakamkan di Desa Pegirikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun tanpa diduga, anak pasangan Sutopo dan Rodiyah yang merupakan lulusan terbaik STM Jurusan Teknik Mesin ini malah terlibat dalam kelompok teroris yang diduga diotaki oleh Bahrun Naim --warga Indonesia yang telah bergabung dengan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).
Lihat juga:Pemasok Senjata Teror Thamrin Tertangkap |