Saipul Jamil Minta Doa dan 'Salam Cium' untuk Jurnalis

Lalu Rahadian & Sandy Indra Pratama & Prima Gumilang, CNN Indonesia | Jumat, 19/02/2016 17:30 WIB
Saipul Jamil Minta Doa dan 'Salam Cium' untuk Jurnalis Saipul Jamil usai menjalani tes pengambilan sampel urine dan darah di kantor BNN, Jakarta. (CNN Indonesia/Prim Gumilang)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tersangka perkara dugaan pencabulan Saipul Jamil telah kembali ke Markas Polsek Kelapa Gading, Jakarta Utara, usai menjalani pemeriksaan sampel darah dan urine di Badan Narkotika Nasional, Jumat (19/2) sore ini.

Saipul terpantau tiba di Polsek Kelapa Gading pada pukul 16.45 WIB. Ia terlihat turun dari kendaraan yang membawanya dengan mata berkaca-kaca.

Tak banyak komentar diberikan Saipul kepada para awak media yang menunggunya di Polsek Kelapa Gading. Ia hanya meminta masyarakat mendoakan dirinya yang sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi sejak kemarin.


"Doakan saya ya," kata Saipul sembari memberi salam cium dan lambaian tangan kepada wartawan di Polsek Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Saat ini Saipul sudah kembali masuk ke ruang tahanan di Polsek Kelapa Gading. Sementara itu, belum ada keterangan yang diberikan kuasa hukumnya kepada awak media usai Saipul menyambangi BNN siang tadi.

Polisi, menurut Kepala Bagian Humas Badan Narkotika Nasional Slamet Pribadi, membutuhkan pemeriksaan sampel darah dan urine tersangka perkara pencabulan itu.

"Penyidik memang meminta sampel tubuh, misal urine dan darah, untuk dilakukan pemeriksaan. Sekarang dalam proses pengambilan sampel," kata Slamet di Kompleks BNN, Jakarta Timur.

Saipul diperiksa di Balai Laboratorium Narkoba BNN usai menunaikan ibadah salat Jumat. Slamet menuturkan, pemeriksaan ini tidak terkait dengan dugaan pemakaian narkoba oleh Saipul. Ia tidak mau berspekulasi atas hal itu. Di rumah Saipul, kata Slamet, juga tidak ditemukan barang bukti narkotik.

Meminta Doa

Sebelumnya, Penyanyi dangdut Saipul Jamil menyelesaikan pemeriksaan di Badan Narkotika Nasional selama tiga jam. Pemeriksaan tersebut guna mengambil sampel urine dan darah Saipul yang terjerat kasus pencabulan terhadap remaja.

Saat diperiksa, penampilan Saipul tampak islami. Dia mengenakan pakaian gamis berwarna abu-abu dan berkalung serban. Begitu keluar dari Balai Laboratorium Narkoba BNN, raut wajah Saipul tampak kusut. Namun dia berusaha tetap tersenyum di hadapan kamera.

Dia tidak banyak berkomentar. Saipul berusaha menghindar dari kejaran awak media. Mantan suami Dewi Persik ini meminta masyarakat mendoakan dirinya agar tetap tegar menghadapi proses hukum.

"Doain saja ya, biar aku sehat, tegar, biar bisa menjalani ini semua. Salam buat masyarakat di rumah, minta doanya, mudah-mudahan ini bisa selesai," kata Saipul usai jalani pemeriksaan di kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur.

Saat ditanya apakah dirinya mengonsumsi narkoba, Saipul mengelak. "Insya Allah enggak (mengonsumsi narkoba), naudzubillah minzalik. Jangan sampe deh, itu barang haram," kata Saipul.

Saipul menjadi tersangka perkara pencabulan setelah DS (17), penggemarnya, melaporkan ia ke Polsek Kelapa Gading kemarin. Korban sebelumnya menginap di rumah Saipul dan mengalami pencabulan saat sedang tidur.

DS dan Saipul dikabarkan bertemu sejak dua pekan lalu. Mereka sudah tiga kali bertemu hingga perkara pencabulan terjadi.

Saipul mengajak DS menginap di rumahnya usai acara pencarian bakat menyanyi dangdut. Saat itulah Saipul minta dipijat oleh DS sebelum akhirnya menjalankan aksi cabulnya.

Atas laporan DS tersebut, polisi menjemput Saipul. Sang artis disangka melakukan tindak pidana sebagaimana yang terdapat pada Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

"Pasal yang disangkakan, Saudara SJ (Saipul Jamil) adalah pelanggaran Pasal 76 huruf e ketentuan pidana Pasal 82 ayat 1 dengan ancaman lima sampai 15 tahun penjara dan denda Rp5 miliar," ujar Kapolsek Kelapa Gading Komisaris Polisi Ari Cahya Nugraha.


(sip)