Malu, Alasan PSK Kalijodo Tak Mau Dibina

Yohannie Linggasari, CNN Indonesia | Rabu, 02/03/2016 23:40 WIB
Malu, Alasan PSK Kalijodo Tak Mau Dibina Foto pernikahan yang tertinggal di rumah saat eksekusi penggusuran kawasan Kaljodo, Jakarta Utara, Senin, 29 Februari 2016. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta merealisasikan rencana penggusuran kawasan Kalijodo yang akan mengembalikan menjadi lahan ruang terbuka hijau. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyatakan tidak ada pekerja seks komersial (PSK) yang mau ikut program pembinaan dari pemerintah provinsi. Pasalnya, kata Ahok, belum ada PSK yang mendaftarkan diri untuk ikut pembinaan.

"Mungkin malu juga kali ya. Siapa sih yang mau mengaku sebagai PSK?" kata Ahok saat ditemui di Balai Kota, Jakarta, Rabu (2/3).

Lebih lanjut, Ahok menegaskan eks warga Kalijodo tidak perlu khawatir akan masa depannya. Ia menjamin pihaknya akan mengurus perpindahan sekolah anak warga Kalijodo. Bahkan, Ahok mengatakan akan menyiapkan gerobak dagang apabila memang dibutuhkan.
"Nanti di Kalijodo akan dibangun taman yang luas sehingga ada kebutuhan untuk makan dan minum. Jadi, warga sekitar bisa berjualan lagi di sana," kata Ahok.


Ia mengatakan pihaknya tengah membersihkan puing-puing hasil penggusuran Kalijodo. Setelah itu, pihaknya akan segera membangun taman yang diharapkan selesai dalam waktu enam bulan.

Seperti diberitakan sebelumnya,  Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan eks PSK Kalijodo bisa dibina di Panti Sosial Karya Wanita (PSKW) Mulya Jaya Pasar Rebo Jakarta Timur.
"Bagi para eks PSK Kalijodo tidak perlu merasa panik dan cemas dan tidak menemukan solusinya, PSKW bisa menjadi referensi yang direkomendasikan," kata Mensos disela-sela meninjau PSKW di Jakarta, seperti dilansir Antara, Senin (19/2).

Khofifah mengatakan sejauh ini belum ada eks PSK yang ditampung di PSKW Mulya Jaya. "Jangan sampai mereka panik mengambil jalan hidup. Kalau mereka belum tahu mau kemana yang non-DKI Jakarta bawa kemari di sini mereka akan dibina," ujar Mensos.

Pada prinsipnya, tidak hanya yang dari Kalijodo, para eks PSK dari tempat lain pun bisa mendapatkan pembinaan. Namun sebelum ditampung, eks PSK harus didata dan melangkapi persyaratan administratif lebih dulu.
(pit/pit)