KPK Geledah Delapan Tempat Terkait Suap Hakim Bengkulu
Kamis, 26 Mei 2016 20:57 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi menggeledah delapan lokasi di Bengkulu terkait kasus suap hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi. Penyidik menyita uang dokumen dan sejumlah bukti elektronik dalam penggeledahan itu.Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati mengatakan, penggeledahan saat ini masih berlangsung.
Dalam perkara ini KPK telah menetapkan lima tersangka yakni Janner, Toton, Edi, Syafri, dan Panitera Pengadilan Tipikor Bengkulu Billy. Dalam Operasi tangkap tangan Senin (23/5) lalu, KPK menyita uang Rp150 juta di kediaman Janner.
Dalam proses pengembangan, KPK juga menengarai Janner dan Toton telah menerima suap sebesar Rp500 juta yang diserahkan pada 17 Mei 2016. KPK meduga, uang tersebut ditujukan untuk membebaskan Edi dan Syafri dari dakwaan. Keduanya diketahui merupakan terdakwa dalam korupsi dana honor Dewan Pembina di RSUD M Yunus tahun anggaran 2011. (sur)
ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
Prabowo Berapi-api Pidato soal Perjuangan di Hari Buruh
Nasional • 40 menit yang laluKala Prabowo Buka Baju di Atas Panggung May Day 2026
Nasional • 1 jam yang laluPrabowo Janji Potongan Aplikator Ojol Turun di Bawah 10 Persen
Nasional • 2 jam yang laluMomen Prabowo 'Joget Gemoy' dan Lempar Topi di Atas Panggung May day
Nasional • 2 jam yang laluPrabowo: Saya Tak Rela Pejabat Kerja Sama dengan Pengusaha Berengsek!
Nasional • 3 jam yang laluLAINNYA DARI DETIKNETWORK