Senin (19/12), Dora tiba untuk kedua kalinya datang ke Polres Jaktim sekitar pukul 16.00 WIB. Setibanya di sana, Dora sempat diinterogasi di Ruang Harda Bangta.
Dua jam berselang, Dora menyantap makanan yang disajikan Polres Jaktim. Namun setengah jam kemudian, Dora yang masih mengenakan pakaian serupa pada pemeriksaan pagi tadi berpindah ke ruang Satuan Reserse Kriminal Polres.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Maaf saya tidak bisa bercerita," ujar Dora.
"Saya berharap ada hasil positif. Kami tunggu keputusan polisi saja," ujarnya.
Ia kemudian memukul buku dan telepon genggam milik Sutisna. Dora juga menarik baju Sutisna hingga sobek.
Menurut Sutisna, peristiwa itu berawal saat ia dan koleganya, Brigadir Dua Sudiro, memberhentikan mobil yang dikemudikan Dora. Mereka menduga Dora hendak menerobos jalur Transjakarta.
Sehari setelah kejadian, Sutisna melaporkan Dora ke Polres Jaktim dengan tuduhan melawan penegak hukum. Di sisi lain, Sutisna mendapatkan piagam penghargaan dari Kapolda Metro Jaya Irjen Iriawan atas kesabarannya menghadapi amarah Dora.
Keduanya pun telah sepakat untuk berdamai. Perdamaian tertuang dalam pernyataan bermateria yang ditandatangani oleh Dora dan Sutisna.