Ade Darwati adalah salah satunya. Saat CNNIndonesia.com menemuinya, air sungai baru saja melimpas ke rumahnya. Alih-alih membersihkan, Ade malah memilih membiarkan air menggenangi rumahnya.
Ia malah berjalan-jalan ke rumah tetangganya sembari momong anak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tiap hujan sedikit, itu (rumah) juga banjir," katanya.
Karena rutin kebanjiran, kondisi rumahnya memprihatinkan. Keramik lantai rumahnya banyak retak dan pecah di beberapa bagian.
Ade mengaku sudah terlalu bosan dengan banjir dan capek membersihkan rumah. Hal itu terlihat dari beberapa perabot rumah yang dibiarkan kotor. Lumpur sisa banjir yang menempel di perabot bahkan hingga mengering.
Pengerukan kali Sunter untuk mengantisipasi banjir di ibu kota. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A) |
Ade mengaku saat setuju jika harus dipindahkan ke rusun. Saat warga lain tak berharap pindah, ia malah ingin secepatnya.
"Asalkan bayarannya jelas, saya dan suami mau saja. Banjir melulu, pusing," katanya.
Namun sejak tahun lalu ada kabar penggusuran, sampai saat ini belum juga ada realisasi.
Kawasan Cipinang Melayu adalah satu dari tiga daerah yang bakal segera digusur oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kawasan ini adalah daerah langganan banjir dari limpasan air Kali Sunter.
Meski hujan tidak turun, jika kawasan hulu hujan deras dan air Sungai Sunter melupa, Cipinang Melayu dipastikan tergenang.
Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) Kementerian Pekerja Umum dan Perumahan Rakyat Teuku Iskandar mengatakan, setidaknya ada sekitar 3 kilometer wilayah bantaran Sungai Sunter di Cipinang Melayu yang akan dinormalisasi.
Normalisasi dilakukan dengan cara mengembalikan kedalaman sungai, memasang tanggul, membuat jalan inspeksi, dan membersihkan kawasan di tepi sungai.
"Diharapkan, Maret ini sudah bisa disosialisasikan pada masyarakat (yang akan direlokasi). Walikota sudah mempersiapkan," kata Iskandar.
Pengerukan kali Sunter untuk mengantisipasi banjir di ibu kota. (
Salah satu posko di kawasan Cipinang Melayu yang didirikan untuk membantu warga yang kebanjiran (
Banjir yang melanda Cipinang Melayu beberapa waktu lalu. (