Kapolri Jenderal Tito Karnavian, mengatakan, tim gabungan dari satuan Profesi dan Pengamanan (Propam) Mabes Polri dan Polda Metro Jaya akan memeriksa sejumlah pihak yang berada dalam penggerebekan tersebut.
"Kami akan cek yang mengeluarkan itu apakah wartawan, pengelola, pengunjung atau petugas yang ikut penggerebekan. Kalau dari petugas seyogyanya tidak etis, kami dalami dulu siapa yang mengeluarkan gambar ini," kata Tito dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR, Selasa (23/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apakah ini mainan untuk mengalihkan isu, apakah kesalahan anggota atau anggota dipakai oleh pihak yang ingin merugikan institusi kepolisian. Ini yang dilihat dari kasus kemarin," kata Desmond dalam rapat.
Di sisi lain, Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto menyayangkan keikutsertaan awak media dalam operasi Kepolisian. Sebab, dengan kasus ini tersebarnya foto akan menimbulkan saling tuduh.
Meski demikian, Setyo belum dapat memastikan pihak yang menyebar foto tersebut. "Jadi kita belum bisa pastikan apakah dari Polri, atau dari wartawan yang ikut. Laporan dari penyidiknya, ada beberapa wartawan yang ikut. Ya memang tidak elok ya melihat orang-orang begitu. Harusnya kan diblur," kata Setyo.