Kepada Petinggi PKS, Rizieq Pesan Waspadai Kebangkitan PKI

Abi Sarwanto, CNN Indonesia | Sabtu, 17/06/2017 01:08 WIB
Kepada Petinggi PKS, Rizieq Pesan Waspadai Kebangkitan PKI Bertemu petinggi PKS di Arab Saudi, Rizieq Shihab berpesan agar mewaspadai kebangkitan PKI. (Dok. Istimewa)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Jazuli Juwaini mengatakan ada tiga pesan yang dititipkan pemimpin Front Pembela Islam, Rizieq Shihab, saat ditemui di Mekah, Arab Saudi.

Sejumlah petinggi PKS diketahui bertemu dengan Rizieq yang sudah berstatus tersangka kasus pornografi dan dinanti oleh polisi di Indonesia, termasuk Jazuli sendiri. 

"Pertama, agar supremasi hukum di Indonesia ditegakkan secara adil, objektif dan konsisten,” dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (16/6). 
“Kedua, agar waspada terhadap gerakan komunis dan bangkitnya PKI.”

Ketiga, Rizieq berpesan bahwa dirinya dalam keadaan sehat dan selalu semangat.
Selain itu, menurut Jazuli, tidak ada pembicaraan lain selain selain tentang umat dan kebangsaan. Sementara, terkait kepulangan Rizieq ke Indonesia, mereka tidak membahasnya.

"Kapan Habib Rizieq pulang tentu sepenuhnya hak beliau. Selama beliau dapat izin tinggal tentu tidak ada yang bisa memaksa beliau untuk keluar dari Saudi," katanya.

Sedikit berkelakar, Jazuli berkata Rizieq berpeluang pulang ke Indonesia namun dengan menggunakan maskapai Qatar.
"Mungkin saja Habib Rizieq siap-siap pulang tapi tiketnya pakai Maskapai Qatar. Nah, sekarang Qatar kan ga boleh masuk ke Arab Saudi jadi tertunda deh," ujar Jazuli bercanda.

 "Saya yakin aparat tahu betul di mana beliau tinggal melalui informasi kedutaan dan inteljen kita, dan juga paham efek serta eksesnya yang paling maslahat untuk ketenteraman kehidupan berbangsa dan bernegara," ujarnya.

Berdasarkan dokumen yang diperoleh kuasa hukum, Sugito Atmo Pawiro, Rizieq diketahui bertemu politikus PKS seperti Ketua Majelis Syuro PKS Salam Segaf Al Juri, Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini, Sekretaris Fraksi Sukamta dan yang lainnya.

Pertemuan itu digelar di hotel tempat Rizieq menginap di Arab Saudi.
Sekretaris Fraksi PKS Sukamta yang ikut dalam pertemuan mengatakan pertemuan mereka sama sekali tidak direncanakan sebelumnya. Pertemuan itu disebut hanya dalam rangka silaturahmi.