Sejumlah petinggi PKS diketahui bertemu dengan Rizieq yang sudah berstatus tersangka kasus pornografi dan dinanti oleh polisi di Indonesia, termasuk Jazuli sendiri.
"Pertama, agar supremasi hukum di Indonesia ditegakkan secara adil, objektif dan konsisten,” dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (16/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, menurut Jazuli, tidak ada pembicaraan lain selain selain tentang umat dan kebangsaan. Sementara, terkait kepulangan Rizieq ke Indonesia, mereka tidak membahasnya.
"Kapan Habib Rizieq pulang tentu sepenuhnya hak beliau. Selama beliau dapat izin tinggal tentu tidak ada yang bisa memaksa beliau untuk keluar dari Saudi," katanya.
"Saya yakin aparat tahu betul di mana beliau tinggal melalui informasi kedutaan dan inteljen kita, dan juga paham efek serta eksesnya yang paling maslahat untuk ketenteraman kehidupan berbangsa dan bernegara," ujarnya.
Berdasarkan dokumen yang diperoleh kuasa hukum, Sugito Atmo Pawiro, Rizieq diketahui bertemu politikus PKS seperti Ketua Majelis Syuro PKS Salam Segaf Al Juri, Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini, Sekretaris Fraksi Sukamta dan yang lainnya.
Pertemuan itu digelar di hotel tempat Rizieq menginap di Arab Saudi.