Irjen Idham Aziz Resmi Jabat Kapolda Metro Jaya

Martahan Sohuturon, CNN Indonesia | Rabu, 26/07/2017 08:55 WIB
Irjen Idham Aziz Resmi Jabat Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Idham Azis resmi menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Inspektur Jenderal Idham Aziz resmi menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya. Dia menggantikan Irjen Mochamad Iriawan yang mutasi ke posisi Asisten Kapolri bidang Operasi.

Hari ini ia resmi dilantik oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Ruang Rapat Utama Mabes Polri, Jakarta. Mutasi ini berdasarkan Keputusan Kapolri Nomor KEP/756/VII/2017 yang diedarkan lewat surat telegram rahasia Kapolri Nomor ST/1768/IV/2017 pada 20 Juli 2017 lalu.

Penanganan setumpuk kasus yang belum tuntas di era kepemimpinan Iriawan pun akan menjadi 'pekerjaan rumah' bagi Idham. Di antaranya, dugaan percakapan berkonten pornografi antara pentolan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab dan Ketua Yayasan Solidaritas Keluarga Cendana Firza Husein serta serang teror terhadap penyidik KPK Novel Baswedan.
Namun, Idham tampak belum mau bicara banyak terhadap awak media. Usai dilantik, mantan Wakil Kepala Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri itu menolak diwawancarai dan langsung meninggalkan Mabes Polri untuk menuju Markas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan.


"Nanti saja. Saya ada serah terima jabatan lagi di Polda Metro Jaya," kata Idham.

Jabatan Kapolda sebelumnya pernah diemban Idham saat ia menjadi Kapolda Sulawesi Tengah. Di Polda Metro Jaya, sebelumnya lulusan Akademi Kepolisian tahun 1988 ini pernah menjadi Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Barat dan Direktur Reserse Kriminal Umum.
Selain Idham, Tito juga melantik Brigadir Jenderal Martuani Sormin yang sebelumnya menjabat Kapolda Papua Barat menjadi Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri.

Sementara Brigjen Rudolf Alberth Rodja dilantik menjadi sebagai Kapolda Papua Barat dan Irjen Unggung Cahyono sebagai Asisten Kapolri bidang Logistik.

"Selamat bertugas di tempat baru bagi yang mengemban amanah ini," kata Tito dalam pidato pelantikan. (sur)