Setelah Pensiun, Tugas Berat Menanti Djarot di PDIP

Mesha Mediani , CNN Indonesia | Jumat, 13/10/2017 14:06 WIB
Setelah Pensiun, Tugas Berat Menanti Djarot di PDIP Djarot Saiful Hidayat mengaku akan melanjutkan karier politik setelah tak lagi jabat Gubernur DKI. Namun, sebelum itu ia mau liburan sekeluarga ke Labuan Bajo. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menyatakan dirinya akan kembali aktif berpolitik setelah jabatannya berakhir pekan ini.

"Saya ini seorang politisi. Pasti saya akan menekuni sebagai politisi, saya aktif di partai dan ini tugasnya cukup berat juga terutama untuk 2018, untuk konsolidasi," kata Djarot di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (13/10).

"Karier pasti saya akan mengabdikan pemikiran, tenaga, dan apapun untuk kebaikan negeri, kebaikan masyarakat, pasti."
Di partainya, PDI Perjuangan, Djarot adalah Ketua DPP Bidang Keorganisasian. Salah satu tantangan terdekat bagi partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri itu adalah Pilkada serentak 2018. Salah satu kontestasi Pilkada adalah Pemilihan Gubernur Jawa Timur.

Sebelumnya, pada awal pekan ini, Djarot mengaku mendapatkan banyak tawaran untuk ikut maju dalam Pilgub Jatim. Namun, mantan Wali Kota Blitar tersebut mengaku ingin menikmati waktu untuk berkumpul bersama keluarga.
Segera Pensiun, Tugas Berat Menanti Djarot di PDIPDjarot akan tetap berpolitik setelah pensiun dari Gubernur DKI Jakarta. (CNN Indonesia/Tiara Sutari)
Hari ini merupakan hari terakhir Djarot aktif bekerja di Balai Kota. Ia mengaku akan segera menyelesaikan segala surat dan berkas yang harus ia tandatangani.

"Banyak banget (berkas), kalau nggak bisa kita selesaikan di sini, habis salat Jumat mungkin bisa saya lanjut di rumah dinas," ujar Djarot.
Agenda terakhirnya sebagai Gubernur DKI Jakarta pada hari ini rencananya adalah meresmikan ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA) di Cilandak KKO hasil program CSR dan menyaksikan penandatanganan perjanjian kerja serta serah terima Peralatan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) beserta isinya untuk 186 RPTRA di Jakarta.

Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda) Kemendagri, Sumarsono, pada tengah pekan ini mengatakan ketika memasuki tanggal 15 Oktober 2017 jabatan Djarot sebagai gubernur telah berakhir. Untuk mengisi masa kekosongan pejabat gubernur hingga Anies Baswedan dilantik pada 16 Oktober, Sumarsono mengatakan akan ditunjuk Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Saefullah, sebagai pelaksana harian.

Jelang berakhirnya masa jabatan, Djarot mengatakan ia dan keluarga bakal segera meninggalkan rumah dinas yang terletak di Jalan Taman Suropati, Jakarta Pusat.
"Sehingga, malam minggu saya sudah tidak menempati rumah dinas," ujarnya.

Karena akan sibuk di dunia politik, Djarot menolak disebut pengangguran setelah digantikan Anies nanti. "Kalau pengangguran sih, enggak,"ujarnya.

Ia mengatakan, sebelum kembali aktif, ia akan liburan dulu bersama keluarganya. Daerah yang ditujunga adalah Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.