Wiranto Minta Bawaslu Selesaikan Indeks Kerawanan Pemilu

Dias Saraswati, CNN Indonesia | Senin, 23/10/2017 22:36 WIB
Wiranto Minta Bawaslu Selesaikan Indeks Kerawanan Pemilu Menko Polhukam Wiranto meminta Bawaslu segera menyelesaikan daftar indeks kerawanan pemilu di daerah. (CNN Indonesia/Patricia Diah Ayu Saraswati)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengatakan, pihaknya telah meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk segera menyelesaikan daftar indeks kerawanan pemilu di daerah.

Menurutnya, dengan daftar tersebut pemerintah bisa segera menyiapkan berbagai langkah untuk meminimalisasi kerawanan yang terjadi di berbagai daerah untuk menghadapi Pilkada 2018 mendatang.

"Kita masih ada waktu untuk menetralisir kerawanan-kerawanan itu, karena kita tahu kerawanan terjadi pada sisi yang mana, ini secara sistematis pada saatnya kita sudah bisa menetralisir kerawanan itu," kata Wiranto usai Rapat Koordinasi Persiapan Pilkada 2018, di Jakarta, Senin (23/10).



Meski begitu, Wiranto tak menyebut daerah mana saja yang termasuk rawan dalam penyelenggaran Pilkada 2018. Namun, kata Wiranto, Papua menjadi salah satu daerah yang dinilai rawan.

"Tapi untuk sementara ini, untuk Pilgub maupun Pilkada, yang masih dianggap rawan adalah di Papua," ujarnya.

Dalam rapat koordinasi tersebut, Wiranto juga menyampaikan pentingnya koordinasi antarpihak, mulai dari masyarakat sebagai pemilih, partai politik sebagai peserta, hingga penyelenggara pemilu seperti KPU, Bawaslu, Panwaslu, hingga KPUD.


"Ini harus bersinergi, aparat keamanan, pemerintah, penyelenggara pemilu," ucap Wiranto.

Wiranto mengimbau agar seluruh pihak tidak hanya menjalankan tupoksinya sesuai dengan perannya saja, tetapi juga bisa melakukan koordinasi antar pihak dengan baik sehingga penyelenggaraan Pilkada 2018 bisa berjalan dengan baik.

"Tugas saya sebagai Menko Polhukam adalah menyerasikan, mengoordinasikan bagaimana semua unsur pemilu ini dapat berjalan dengan baik, sehingga pemilu dapat berjalan damai, tenang, sukses, karena bisa memilih pemimpin yang baik," tutur Wiranto.

Wiranto Minta Bawaslu Daftar Indeks Kerawanan PemiluKetua Bawaslu RI Abhan Misbah mengatakan, indeks kerawanan yang ada belum 100 persen selesai. (ANTARA FOTO/Reno Esnir)

Sebelumnya, Bawaslu tengah menyiapkan data terkait daerah rawan dalam pilkada serentak 2018. Data-data ini untuk menyusun Indeks Kerawanan Pilkada 2018 dan memetakan potensi risiko.

Ketua Bawaslu RI Abhan Misbah mengatakan, indeks kerawanan yang ada belum 100 persen selesai. Menurutnya masih ada beberapa aspek yang perlu dilengkapi dari indeks tersebut.

"Kami masih kumpulkan data, nanti ada saatnya kami rilis daerah mana saja yang berpotensi rawan," kata Abhan, (2/6).

Konflik Pilkada 2017 akan menjadi masukan untuk menyusun indeks kerawanan ini. Salah satunya terkait penggunaan media sosial. Menurut Abhan, media sosial bakal dijadikan pedoman untuk mengukur kerawanan Pilkada 2018 bahkan Pilpres dan Pileg 2019.

Aspek hukum dalam kerawanan di media sosial akan menjadi salah satu atensi utama agar hal-hal yang terjadi di 2017 tak terulang di tahun berikutnya.