KPK Respons Rumor Setnov Serahkan Diri Malam Ini

Feri Agus Setyawan , CNN Indonesia | Kamis, 16/11/2017 17:27 WIB
KPK Respons Rumor Setnov Serahkan Diri Malam Ini Juru bicara KPK Febri Diansyah mengimbau Setnov segera menyerahkan diri untuk diperiksa sebagai tersangka kasus korupsi e-KTP. (CNNIndonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menanggapi rumor tentang Setya Novanto yang akan menyerahkan diri ke kantor KPK malam nanti. Juru bicara KPK Febri Diansyah mengaku sudah mengetahui rumor tersebut namun belum bisa memastikan kebenarannya. 

"Satu-satunya yang bisa mengonfirmasi rumor itu adalah yang bersangkutan benar-benar datang ke KPK hari ini. Kami masih menunggu (kedatangan Setnov) sore hingga malam ini," kata Febri kepada wartawan di Gedung KPK kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (16/11).


Rumor tentang Setnov yang akan menyerahkan diri nanti malam, beredar di aplikasi pesan WhatsApp. Rumor itu menyebutkan bahwa Setya Novanto yang berstatus tersangka kasus korupsi e-KTP saat ini sudah diamankan oleh kepolisian dan akan menyerahkan diri ke KPK.

"Itu baru rumor," kata Ketua KPK Agus Rahardjo. "Benar atau tidaknya kita enggak tahu," imbuh Agus.

Agus melanjutkan, hal terpenting saat ini adalah kesediaan Setnov untuk secara sukarela segera menyerahkan diri kepada KPK.

Sementara Febri kembali mengingatkan kepada pihak-pihak yang terkait dengan proses penangkapan Setnov untuk tidak menghalangi upaya KPK meringkus Ketua DPR itu. 


Kata Febri, mereka yang ikut membantu misalnya dengan menyembunyikan tersangka kasus korupsi e-KTP itu, bisa diancam pidana dengan hukuman berat.

Penangkapan terhadap Setya Novanto dilakukan menyusul terbitnya surat penangkapan dan surat penggeledahan, kemarin. 

KPK langsung menindaklanjuti dengan mendatangi rumah Setnov, Rabu (15/11) malam, sekitar pukul 21.38 WIB. Namun, selama lima jam berada di kediaman Ketua Golkar itu, KPK tak menemukan sang pemilik rumah.


Di sana KPK juga melakukan penggeledahan di semua ruangan. Agus Rahardjo mengatakan, proses penggeledahan itu dipantau oleh Pimpinan KPK lewat rekaman video secara langsung.
[Gambas:Video CNN]



(wis/asa)