Jokowi Menang Voting Capres Versi Fadli Zon

Dika Dania Kardi, CNN Indonesia | Rabu, 03/01/2018 15:41 WIB
Jokowi Menang Voting Capres Versi Fadli Zon Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto. (CNN Indonesia/Christie Stefanie)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Ketua DPR Fadli Zon menggelar survei kecil-kecilan lewat akun Twitter miliknya @fadlizon, Rabu (3/1).

Dalam cuitannya tersebut, anggota DPR dari fraksi Gerindra itu memberikan pertanyaan, 'Jika pemilihan Presiden dilakukan hari ini, siapa yang akan anda pilih...'.


Fadli memberikan dua pilihan jawaban yakni Presiden RI petahana Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.


Hasil akhirnya, dari 30.336 pengguna Twitter yang mengikuti poling tersebut ternyata memilih Jokowi sebanyak 55 persen. Sisanya, 45 persen, memilih Prabowo sebagai presiden yang akan dipilih.

Jokowi Menang dalam Survei Fadli Zon Lewat Twitter(Screenshot via Twitter/@fadlizon)

Jokowi dan Prabowo adalah dua lawan dalam Pilpres 2014 silam. Kala itu Jokowi yang berpasangan dengan Jusuf Kalla diusung koalisi PDIP, PKB, NasDem, Hanura, dan PKPI. Sementara itu Prabowo yang berpasangan dengan Hatta Rajasa diusung Gerindra, PAN, PPP, PBB, Demokrat, Golkar, dan PKS.

Jelang Pilpres 2019, dalam beberapa survei yang digelar tahun lalu Jokowi dan Prabowo selalu menduduki posisi dua teratas sebagai favorit untuk memenangkan Pilpres mendatang.


Bulan lalu, Fadli Zon yang juga menjabat Wakil Ketua Umum Partai Gerindra menyatakan partainya pasti mengusung Prabowo untuk menjadi capres dalam pemilu 2019. Ia menjanjikan deklarasi mendukung Prabowo untuk maju menjadi Presiden RI periode 2019-2024 itu akan diumumkan saat perayaan hari ulang tahun Gerindra pada 6 Februari mendatang.

"Mungkin pada waktu HUT Gerindra ke-10 pada bulan Februari 2018," kata Fadli di kawasan Senayan, Jakarta, pada 3 Desember 2017.

Fadli mengklaim, seluruh kader maupun simpatisan Gerindra sudah 100 persen mendukung Prabowo kembali maju dalam Pemilu 2019. Menurut dia, pengusungan calon presiden di Gerindra turut mendengar masukan dari akar rumput serta Dewan Pembina. (gil)