"Iya betul klaim sepihak," kata Anggota Dewan Pembina Partai Golkar Fadel Muhammad saat dihubungi wartawan, Jumat (12/1).
Terpilihnya Bambang Soesatyo alias Bamsoet diungkapkan Politikus Golkar Ahmadi Noor Supit. Bamsoet disebut tinggal menunggu keputusan rapat pleno DPP Golkar sebelum resmi diajukan ke DPR sebagai pengganti Setnov.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia (Supit) bukan ketua umum, yang menetukan itu ketua umum. Jadi tolong ya bilang ke teman-teman itu, tunggu," katanya.
Fadel mengatakan, sebagai mitra kerja pemerintah, posisi Ketua DPR harus dikonsultasikan kepada Presiden Joko Widodo maupun Wakil Presiden Jusuf Kalla.
"Betul ada beberapa nama di ketum, tapi akan dikonsultasikan dengan presiden dan wapres sebagai mitra kerja," katanya.
Sebelumnya, Supit mengatakan nama Bamsoet sudah diputuskan dan telah melalui proses sosialisasi dan klarifikasi kepada seluruh calon kandidat pengganti Setnov.
Dalam rapat pleno fraksi, kata dia, para calon lain juga telah memberikan selamat dan foto bersama, meski tidak ada pembahasan terkait Ketua DPR. Hal itu lah yang menjadi sinyal kuat bahwa Bambang telah ditunjuk menggantikan Setnov.
Supit pun menjelaskan, dari beberapa calon yang ada, Bambang dianggap memiliki kelebihan. "Bambang bisa berkomunikasi dengan semua partai. Lintas fraksi," kata Supit kemarin. (sur)