Bamsoet Terpilih Jadi Ketua DPR Disebut Masih Klaim Sepihak

Abi Sarwanto, CNN Indonesia | Jumat, 12/01/2018 11:20 WIB
Bamsoet Terpilih Jadi Ketua DPR Disebut Masih Klaim Sepihak Bambang Soesatyo yang disebut sudah ditetapkan sebagai Ketua DPR menggantikan Setnov. Namun hal tersebut dinilai baru klaim sepihak. (CNN Indonesia/Abi Sarwanto)
Jakarta, CNN Indonesia -- Terpilihnya Ketua Komisi III DPR Bambang Soesatyo sebagai pengganti Setya Novanto pada posisi Ketua DPR, disebut masih klaim sepihak. Belum ada keputusan final terkait hal tersebut.

"Iya betul klaim sepihak," kata Anggota Dewan Pembina Partai Golkar Fadel Muhammad saat dihubungi wartawan, Jumat (12/1).

Terpilihnya Bambang Soesatyo alias Bamsoet diungkapkan Politikus Golkar Ahmadi Noor Supit. Bamsoet disebut tinggal menunggu keputusan rapat pleno DPP Golkar sebelum resmi diajukan ke DPR sebagai pengganti Setnov.


Terkait hal itu, Fadel mempertanyakan posisi Supit di kepengurusan DPP Golkar. Menurutnya, yang berhak menentukan dan mengumumkan calon pengganti Setnov adalah Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.

"Dia (Supit) bukan ketua umum, yang menetukan itu ketua umum. Jadi tolong ya bilang ke teman-teman itu, tunggu," katanya. 

Fadel mengatakan, sebagai mitra kerja pemerintah, posisi Ketua DPR harus dikonsultasikan kepada Presiden Joko Widodo maupun Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Saat ini, kata Fadel belum ada pengerucutan sejumlah nama yang telah dikantongi Airlangga seperti Sekretaris Fraksi Golkar Agus Gumiwang Kartasasmita, Ketua Banggar DPR Aziz Syamsuddin, Ketua DPP Golkar Zainudin Amali, termasuk Bamsoet.

"Betul ada beberapa nama di ketum, tapi akan dikonsultasikan dengan presiden dan wapres sebagai mitra kerja," katanya. 

Sebelumnya, Supit mengatakan nama Bamsoet sudah diputuskan dan telah melalui proses sosialisasi dan klarifikasi kepada seluruh calon kandidat pengganti Setnov.

Dalam rapat pleno fraksi, kata dia, para calon lain juga telah memberikan selamat dan foto bersama, meski tidak ada pembahasan terkait Ketua DPR. Hal itu lah yang menjadi sinyal kuat bahwa Bambang telah ditunjuk menggantikan Setnov. 

Supit pun menjelaskan, dari beberapa calon yang ada, Bambang dianggap memiliki kelebihan. "Bambang bisa berkomunikasi dengan semua partai. Lintas fraksi," kata Supit kemarin. (sur)