Jasa Marga Janji Tambah Area Rehat di Tol Antisipasi Mudik

Safyra Primadhyta, CNN Indonesia | Kamis, 12/04/2018 04:11 WIB
Jasa Marga Janji Tambah Area Rehat di Tol Antisipasi Mudik Jasa Marga menyatakan bakal memperbanyak toilet perempuan dan rest area sementara.. Foto: ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Jasa Marga (Persero) Tbk., bakal menambah area tempat peristirahatan (rest area) di ruas tol untuk meningkatkan kenyamanan pengguna kendaraan selama periode mudik lebaran 2018.

Direktur Operasional II Jasa Marga Subakti Syukur mengatakan, jumlah rest area permanen beroperasi saat ini di seluruh ruas jalan tol ada 30. Sebelum memasuki masa lebaran, mereka berusaha akan menambah 14 rest area permanen sehingga total area istirahat operasional pada musim lebaran tahun ini menjadi 44.

Penambahan rest area permanen akan dilakukan di ruas tol Jakarta-Cikampek (satu lokasi), Semarang-Solo (dua lokasi), Solo-Ngawi (enam lokasi), Ngawi-Wilangan (dua lokasi), Gempol-Pasuruan (dua lokasi), dan Surabaya-Mojokerto (satu lokasi).


"Penambahan rest area dilakukan seiring dengan bertambahnya ruas tol yang beroperasi," ujar Subakti di Gerbang Tol Cikarang Utara, Rabu (11/4).


Selain rest area permanen, perseroan juga akan menambah sejumlah rest area sementara di ruas tol fungsional atau yang belum beroperasi penuh. Beberapa ruas tol fungsional diantaranya Seksi 1 Pemalang-Pekalongan sepanjang 17,3 kilometer (km) di ruas rol Trans Jawa, Seksi 4 Salatiga - Boyolali sepanjang 24,1 km di ruas tol Semarang-Solo, dan Seksi 4 Saradan-Kertosono sepanjang 37 km di ruas tol Ngawi-Kertosono. Perseroan, lanjut Subakti, menginginkan setiap 10 km di ruas tol fungsional bakal ada satu rest area temporer.

"Namanya temporary rest area. Di sana minimal ada toilet, musala, tempat berjualan makanan kecil, dan tempat pengisian ulang telepon seluler," ujar Subakti.

Selain itu, Subakti memastikan jumlah toilet wanita akan diperbanyak. Karena antrean mengular biasanya terjadi di sana.

Di setiap rest area, perseroan juga akan berkoordinasi dengan berbagai lembaga seperti kepolisian untuk pos pengamanan hingga Dinas Kesehatan di masing-masing wilayah untuk penyediaan poliklinik. Selain itu, perseroan juga akan berkoordinasi dengan PT Pertamina (Persero) untuk menyediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) kemasan.


Selain rest area, perusahaan juga akan mengoperasikan parking bay di ruas jalan tol Jakarta-Cikampek (KM 18A, KM 41A, KM 59A,KM 58B, dan KM 35B) dan menambah satu lokasi parking bay di KM15A, parking bay di KM 191A ruas tol Palikanci.

Perseroan memperkirakan puncak arus mudik tahun ini akan jatuh pada Selasa (12/6) atau H-3 ldul Fitri 1439 Hijriyah (H). Sementara, puncak arus balik akan terjadi pada Selasa (19/4) atau H+3 lebaran.

Pada puncak arus mudik dan arus balik bakal terjadi lonjakan jumlah pengguna tol. Misalnya di pintu tol Cikarang Utara, jumlah kendaraan diperkirakan bakal melonjak 81 persen dibandingkan kondisi normal menjadi 116.270 kendaraan dan pada arus balik bakal melonjak sekitar 54 persen menjadi 109.632 kendaraan. (ayp/ayp)