Direktur Operasi II Jasa Marga Subakti Syukur memprediksi volume kendaraan yang melintasi Gerbang Tol Cikarang Utama pada musim mudik Lebaran 2018 meningkat 81 persen dari kondisi normal.
Cikarang Utama, lanjutnya, akan menjadi titik kumpul pengguna jalan, baik yang ke arah jalur selatan maupun utara Jawa. Titik ini diprediksi akan dilintasi 116.270 kendaraan pada puncak arus mudik Lebaran. Pada hari biasa, jumlah kendaraan mencapai 64.212 unit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk mengantisipasi kepadatan volume lalu lintas di Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama pada puncak arus mudik dan arus balik, Jasa Marga bakal mengoperasikan maksimal 20 gardu tol operasi (arah Cikampek), 29 gardu tol operasi (arah Jakarta), dan memfungsikan 10 mobile reader dan pengisian saldo kartu (top up) gerbang tol Cikarang Utama 2 dan 4.
General Manager Jasa Marga Cabang Cikampek Raddy R. Lukman, mengatakan khusus di Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama, ada 10 unit mobil reader (arah Cikampek) dan 15 unit (pada gerbang arah Jakarta) yang akan difungsikan.
Mobile reader merupakan alat pembaca kartu pembayaran tol portable yang dapat digunakan petugas untuk melayani pembayaran tol dari pengguna tanpa harus berada di pintu tol.
Menurut Raddy, penggunaan mobile reader ini dilakukan dengan cara petugas mendatangi kendaraan dan menempelkannya ke kartu elektronik atau e-Toll Card pengguna jalan.
Penggunaan perangkat ini dilakukan saat terjadi penumpukan antrean pada gerbang masuk dan keluar tol