Rupiah Lemah, Sandi Minta Milenial Tak pelesir ke Luar Negeri

Tiara Sutari, CNN Indonesia | Rabu, 05/09/2018 11:12 WIB
Rupiah Lemah, Sandi Minta Milenial Tak pelesir ke Luar Negeri Bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno, di Kampus Universitas Bung Karno (UBK), Jakarta, 17 Agustus. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno menghimbau kaum milenial untuk menekan keinginan plesiran ke luar negeri. Hal ini demi menjaga stabilitas nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

"Untuk milenial jangan dulu ke luar negeri, sorry to say, you guys milenial like to travel, for the shake of the country, tahan dulu ke luar negerinya, yang weekend ke Singapore, Kuala Lumpur, fokus pariwisata di sini," kata dia, saat ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (5/9).

Demi menjaga stabilitas ekonomi, kata Sandi, semua pihak pun tentu harus ikut berjuang, baik kaum muda atau milenial, orang tua, hingga pengusaha.


Menurutnya, para milenal yang hobi bersafari ke luar negeri bisa semakin memperkeruh kondisi rupiah. Agar kas negara tak tekor, warga diimbaunya lebih giat berjalan-jalan di dalam negeri.

"Kita enggak mau kas negara tekor," kata Sandi.

Sandi juga meminta pemerintah terus meningkatkan kewaspadaan terhadap nilai tukar rupiah karena berdampak pada lapangan pekerjaan.

"Kalau biaya produksi dan bahan baku naik, maka diikuti pengurangan pegawai," katanya.

Alhasil, ia meminta para pengusaha dalam negeri untuk melakukan penghematan. Kebutuhan impor pun sebaiknya ditunda lebih dulu.

"Saya juga menghimbau untuk mewaspadai, utamakan penghematan, kurangi pemborosan, untuk pengusaha baru pengeluaran yg bisa ditunda, ditunda dulu, untuk mereka yg kebutuhan impornya tidak terlalu butuh tunda dulu," kata Sandi.

Nilai tukar rupiah pada Rabu (5/9) pagi berada di posisi Rp14.925 per dolar AS. Posisi ini menguat tipis dari Selasa (4/9) sore yang ada di posisi Rp14.935 per dolar AS.

(arh/sur)