Selebaran DPO Veronica Koman Dipastikan Hoaks

CNN Indonesia | Jumat, 06/09/2019 16:31 WIB
Selebaran DPO Veronica Koman Dipastikan Hoaks Polda Jawa Timur dan Polda Metro Jaya sama-sama membantah telah mengeluarkan selebaran Daftar Pencarian Orang (DPO) pengacara kemanusiaan Veronica Koman. (CNN Indonesia/Farid Miftah Rahman)
Jakarta, CNN Indonesia -- Polda Jawa Timur membantah telah mengeluarkan selebaran Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap aktivis Papua dan pengacara kemanusiaan Veronica Koman.

Sebelumnya, gambar berupa selebaran menyebut Veronica Koman DPO menyebar di aplikasi WhatsApp.

Kapolda Jawa Timur Irjen Lucky Hermawan mengatakan Polda Jawa Timur tidak mengeluarkan selebaran DPO dan belum membuat status DPO pada Veronica.


"Itu saya ada berita di luar tuh, yang buat bukan dari Polda Jatim, itu hoaks tuh," ujarnya saat dihubungi CNNIndonesia.com, Jumat (6/9).

Sementara itu Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono juga membantah jika Polda Metro Jaya mengeluarkan gambar soal DPO tersebut. Pasalnya pada foto selebaran itu tertulis nama Polda Metro Jaya di atasnya.

"Polda Metro tidak mengeluarkan DPO ini karena belum ada laporan," ujarnya saat dikonfirmasi.

Veronica Koman ditetapkan sebagai tersangka provokasi di Asrama Mahasiswa Papua, Surabaya, Jawa Timur. Veronica diduga aktif melakukan provokasi melalui akun Twitter pribadinya @VerinocaKoman.

Namun Veronica diketahui tidak berada di Indonesia. Polri mengklaim telah mengetahui keberadaan dirinya saat ini.

Veronica dijerat pasal berlapis dari UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), KUHP, UU Nomor 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana, dan UU Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis.

[Gambas:Video CNN] (gst/arh)