Menteri Tito Cek Pelayanan Pemda Papua Usai Kerusuhan

CNN Indonesia | Jumat, 25/10/2019 18:33 WIB
Menteri Tito Cek Pelayanan Pemda Papua Usai Kerusuhan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. (CNN Indonesia/ Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengunjungi Papua guna mengecek pelayanan pemerintah daerah usai rangkaian kerusuhan di daerah paling timur Indonesia tersebut.

Sekjen Kemendagri Hadi Prabowo mengatakan Tito akan mengunjungi kantor-kantor pemda dan tokoh-tokoh adat di Papua.

"Sesuai fungsi Pak Mendagri, pertama pemantapan penyelenggaraan pemerintah daerah, kegiatan publik, terkait dengan situasi dan kondusifitas di daerah," kata Hadi kepada wartawan, Jumat (25/10).


Selain itu, ucap Hadi, Tito juga mempersiapkan kunjungan Presiden Joko Widodo ke Papua yang akan dilakukan akhir pekan ini. Kunjungan tersebut bakal jadi kunjungan pertama Jokowi ke Papua di periode kedua.

Terpisah, Kapuspen Kemendagri Bahtiar yang ikut mendampingi kunjungan ke Papua mengatakan Tito menemui Gubernur Papua Barat sekaligus Kepala Suku Besar Arfak Dominggus Mandacan.

Bahtiar berujar Tito berusaha menjaga stabilitas Papua lewat pendekatan ke tokoh adat. Mantan Kapolri itu percaya stabilitas Papua akan berdampak terhadap stabilitas nasional.

"Menurutnya tanpa stabilitas politik dalam negeri, pembangunan di berbagai sektor tak akan berjalan dengan baik. Pasalnya, stabilitas politik dan pembangunan akan saling memengaruhi satu sama lain dan berdampak pada sisi keamanan," ucap Bahtiar lewat keterangan tertulis, Jumat (25/10).

Tito rencananya akan menemani Presiden Jokowi dalam kunjungannya ke Papua pada Sabtu (25/10). Dalam kunjungan itu, Jokowi direncanakan meresmikan Jembatan Holtekamp.

Selain itu, Jokowi juga disebut membahas dan memastikan situasi kondusif di Papua bersama Mendagri, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Plt Kapolri Komjen Polisi Ari Dono Sukmanto.

Kondisi di Papua sempat tak menentu usai rangkaian unjuk rasa dan kerusuhan di sejumlah daerah. Kerusuhan cukup besar bahkan terjadi di Wamena, 23 September. Kerusuhan bermula dari unjuk rasa yang dilakukan pelajar karena kabar aksi rasis seorang guru.

Sebanyak 33 orang dinyatakan meninggal dunia dalam kejadian tersebut. Sekitar lima ribu orang dikabarkan menjadi pengungsi saat kejadian berlangsung.

Kepala Kepolisian Daerah Papua Irjen Polisi Paulus Waterpauw menegaskan situasi kamtibmas di seluruh wilayah Papua kini cukup aman dan kondusif menjelang kunjungan kerja Presiden Jokowi beberapa hari ke depan.

[Gambas:Video CNN]
"Secara umum sampai dengan hari ini aman dan terkendali. Ini berkat dukungan dan kerja sama semua baik teman-teman di lapangan, para perwira, pemerintah daerah, tokoh-tokoh, semua bekerja dengan baik untuk menciptakan suasana yang aman dan damai di Papua," kata Irjen Paulus.

Kapolda Papua bersama Panglima Kodam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab pada Jumat siang tiba di Timika untuk menyambut kedatangan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Pelaksana Tugas Kapolri Komjen Polisi Ari Dono Sukmato.

Mendagri bersama rombongan dijadwalkan tiba di Timika pada Jumat petang dan pada Sabtu (26/10) pagi akan terbang ke Wamena dan selanjutnya ke Jayapura untuk bergabung dengan rombongan Presiden Jokowi.

Kapolda mengatakan jajarannya bersama Pangdam XVII Cenderawasih akan melaporkan perkembangan situasi di seluruh Papua kepada Mendagri, Panglima TNI dan Plt Kapolri.

"Semua hal yang berkaitan dengan kunjungan kerja Bapak Presiden akan kami bahas dengan beliau-beliau," kata Irjen Paulus. (dhf/wis)